TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Shafara dan Digiwara 2026 Catatkan Transaksi Rp 4,347 Miliar

Reporter: Yuliawati Saripudin
Editor: Ari Supriadi selected
Senin, 25 Mei 2026 | 06:13 WIB
Wastra nusantara dipamerkan dalam acara Shafara & Digiwara 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, di salah satu mall di kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Minggu (24/5/2026).(YULIAWATI SARIPUDIN/TANGSEL POS)
Wastra nusantara dipamerkan dalam acara Shafara & Digiwara 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, di salah satu mall di kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Minggu (24/5/2026).(YULIAWATI SARIPUDIN/TANGSEL POS)

TANGERANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Bank Indonesia Provinsi Banten berhasil mencatatkan total transaksi sebanyak Rp 4,347 miliar dalam pagelaran Shafara dan Digiwara 2026 (Sharia Festival Jawara & Digital Jawara) yang digelar selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (22-24/5/2026) di pusat pembelanjaan kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan.

 

Kepala KPw BI Banten Ameriza M Moesa menjelaskan, raihan omset pada tahun ini meningkat 5,26 persen dari Shafara 2025. Jumlah itu merupakan akumulasi dari penjualan UMKM serta business matching.

 

"Rinciannya, penjualan UMKM dan business matching sebesar Rp 548.588 juta. Business matching ekspor produk UMKM Rp 1,297 miliar. Business matching dalam negeri Rp 2.501 miliar. Business matching pembiayaan syariah UMKM sebesar Rp 1.016 miliar dan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan UMKM masih terdapat potensi pembiayaan kurang lebih Rp 1,14 miliar," ungkapnya.

 

Dalam kegiatan bertema Perluasan Ekosistem Ekonomi Keuangan Syariah dan Digital Melalui Akselerasi dan Sinergi untuk Banten Maju dan Sejahtera ini, Ameriza mengatakan, transaksi pembayaran digital meningkat. Di mana penjualan UMKM melalui transaksi non tunai sebesar Rp 485.990.829 dan yang melalui ORIS tercatat sebesar Rp 281.717.480 dengan volume transaksi sebanyak 1.615 transaksi.

 

"Pada Shafara 2025 kami melibatkan 54 booth namun tahun ini bertambah menjadi 61. Selain UMKM tentunya ada lembaga keuangan syariah serta kopi. Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa Shafara dan Digiwara tidak hanya menjadi ruang promosi dan transaksi semata, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat ekosiatem ekonomi dan keuangan syariah serta digitalisaai yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten," ujarnya.

 

Selain pameran UMKM dan produk halal, dalam Shafara dan Digiwara ini juga BI terus memberikan edukasi baik melalui talkshow tentang keuangan syariah maupun interaksi langsung pengunjung di berbagai booth.

 

"Kami juga menggelar banyak perlombaan yang melibatkan 10 ribu lebih peserta. Ada sertifikasi halal serta kolaborasi dengan masjid sebagai optimalisasi wakaf produktif melalui penguatan ekosistem pemberdayaan masjid," kata Ameriza. "Shafara & Digiwara bukan sekedar agenda tahunan, melainkan sebuah gerakan bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi umat yang inklusif, produktif dan berkelanjutan," tambahnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit