TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Strategi Pemkot Tangsel Cegah Server Down Saat SPMB 2026

Ribuan Titik Internet Gratis Disiagakan

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi
Rabu, 27 Mei 2026 | 13:28 WIB
Foto : Dok. Humas Pemkot Tangsel
Foto : Dok. Humas Pemkot Tangsel

TANGERANG SELATAN -  Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan memastikan seluruh infrastruktur digital dan sistem keamanan informasi siap mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan server hingga mencegah kebocoran data pribadi calon peserta didik selama proses pendaftaran berlangsung.

 

Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Diskominfo Tangsel menjadi tulang punggung teknologi yang mendukung sistem milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan serta integrasi data dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Selatan.

 

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin menegaskan, sistem pendaftaran sekolah tahun ini dirancang semakin mudah diakses masyarakat sekaligus aman dari potensi gangguan teknis maupun ancaman siber.

 

“Teknologi bukan tujuan, melainkan jembatan. Melalui sistem pendaftaran sekolah yang semakin rapi dan aman, kami memastikan seluruh infrastruktur digital siap melayani masyarakat sehingga setiap anak memiliki akses pendidikan yang adil dan berkualitas,” ujar Asep, Rabu (20/5/2026).

 

Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, hari pertama pembukaan SPMB kerap memicu lonjakan akses secara bersamaan yang berpotensi membuat server melambat bahkan down.

 

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Diskominfo Tangsel melakukan peningkatan kapasitas server dan penguatan sistem monitoring secara real time.

 

“Kami memastikan kapasitas server berjalan optimal, stabil, dan aman dari risiko lonjakan trafik pendaftaran,” katanya.

 

Tak hanya fokus pada stabilitas server, Pemkot Tangsel juga memperketat sistem perlindungan data pribadi peserta didik. Data sensitif seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), kartu keluarga hingga dokumen administrasi lainnya dipastikan terlindungi dengan standar keamanan tinggi.

 

Menurut Asep, tata kelola keamanan informasi SPMB 2026 mengacu pada standar internasional ISO 27001, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP), serta kebijakan keamanan informasi dari Badan Siber dan Sandi Negara.

 

Sebelum sistem dibuka untuk umum, Diskominfo Tangsel telah menjalankan serangkaian pengujian berlapis sejak Mei 2026. Pengujian tersebut meliputi User Acceptance Test (UAT) bersama Dindikbud untuk memastikan alur pendaftaran berjalan sesuai petunjuk teknis.

 

Selain itu, dilakukan pula Penetration Testing (Pentest) atau simulasi serangan siber guna mendeteksi potensi celah keamanan aplikasi sejak dini.

 

“Pengujian ini penting untuk memastikan sistem benar-benar aman sebelum digunakan masyarakat luas,” jelasnya.

 

Dalam mendukung pelaksanaan jalur domisili dan afirmasi, sistem SPMB Tangsel kini telah terintegrasi langsung dengan basis data kependudukan Disdukcapil.

 

Integrasi tersebut memungkinkan verifikasi alamat calon siswa dilakukan lebih cepat dan akurat sehingga meminimalisasi potensi manipulasi data zonasi.

 

Tak hanya itu, sistem juga mendukung pengecekan data kesejahteraan masyarakat secara mandiri melalui situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk proses seleksi jalur afirmasi.

 

Diskominfo Tangsel juga menyiapkan pelatihan teknis dan pendampingan langsung bagi operator sekolah serta kepala sekolah agar proses verifikasi data berjalan optimal.

 

“Kami melaksanakan pelatihan dan pendampingan operator sekolah agar pelayanan di lapangan dapat berjalan maksimal,” ujar Asep.

 

Selama proses pendaftaran berlangsung, tim IT dan tim pemantau siber juga disiagakan untuk menangani berbagai kendala teknis yang mungkin muncul.

 

Selain memperkuat sistem digital, Pemkot Tangsel turut menyediakan fasilitas internet gratis di berbagai wilayah untuk membantu masyarakat mengakses layanan SPMB online.

 

“Pemkot Tangsel sudah memfasilitasi sekitar 5.000 titik internet gratis yang tersebar di balai warga, taman, masjid, dan fasilitas publik lainnya,” ungkapnya.

 

Pemkot Tangsel menegaskan seluruh proses pendaftaran dan seleksi SPMB 2026 dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Orang tua murid juga diminta waspada terhadap praktik percaloan yang mengatasnamakan penerimaan sekolah.

 

Berikut jadwal pelaksanaan SPMB 2026 di Tangsel:

Jenjang SD Negeri (21 Sekolah Percontohan)

* Pendaftaran dan seleksi online: 8–19 Juni 2026

 

Jenjang SMP Negeri

* Pra-SPMB online mandiri: 4 Juni–4 Juli 2026

* Jalur Domisili: 22–24 Juni 2026

* Jalur Prestasi dan Mutasi: 29 Juni–1 Juli 2026

* Jalur Afirmasi dan Disabilitas: 6–8 Juli 2026

 

Dengan penguatan server, sistem keamanan berlapis hingga dukungan ribuan titik internet gratis, Pemkot Tangsel berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lancar, transparan, dan bebas kendala teknis.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit