Usai Singkirkan Juara Bertahan, Spurs Tantang Knicks di NBA Finals 2026
AS — San Antonio Spurs memastikan langkah ke NBA Finals 2026 setelah menaklukkan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada Game 7 Final Wilayah Barat di Paycom Center, Sabtu (30/5) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut mengakhiri duel sengit tujuh gim dengan keunggulan 4-3 sekaligus menghentikan upaya Thunder mempertahankan gelar juara NBA yang mereka raih musim lalu.
Lagi-lagi, Victor Wembanyama menjadi figur sentral dalam kemenangan Spurs. Bintang asal Prancis itu membukukan 22 poin dan tujuh rebound. Namun, keberhasilan San Antonio kali ini lahir dari kontribusi kolektif yang solid. Julian Champagnie tampil gemilang dengan 20 poin, termasuk enam tembakan tiga angka, sementara Stephon Castle menambahkan 16 poin dan De'Aaron Fox menyumbang 15 poin.
“Perasaan ini sulit dijelaskan. Luar biasa,” ujar Wembanyama seusai laga.
Di kubu Thunder, Shai Gilgeous-Alexander berjuang hingga detik terakhir dengan torehan 35 poin. Namun, penampilan impresif sang bintang belum cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
Salah satu kunci sukses Spurs adalah kedalaman skuad yang semakin matang sepanjang playoff. Pada laga penentuan ini, tujuh pemain San Antonio mencetak dua digit angka, menegaskan bahwa kekuatan tim tidak semata bertumpu pada Wembanyama.
Efektivitas tembakan jarak jauh juga menjadi faktor pembeda. Spurs berhasil memasukkan 17 tembakan tiga angka dari 40 percobaan, sebuah catatan yang membuat Thunder kesulitan mengejar ketertinggalan sepanjang babak kedua.
“Kami tim yang hebat. Kami menikmati momen-momen seperti ini,” kata Champagnie.
Tantangan Terakhir: Knicks
Setelah menyingkirkan sang juara bertahan, Spurs kini bersiap menghadapi New York Knicks pada NBA Finals 2026 yang dijadwalkan dimulai 3 Juni. Ini menjadi penampilan pertama San Antonio di panggung final sejak 2014, tahun ketika mereka merebut gelar terakhir pada era Tim Duncan.
Di sisi lain, Knicks datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mendominasi Final Wilayah Timur. Tim yang dipimpin Jalen Brunson dan Karl-Anthony Towns dinilai memiliki lini serang yang lebih eksplosif dibanding Thunder.
Meski begitu, Spurs memiliki senjata yang sulit ditandingi: kehadiran Wembanyama, pemain dua arah yang terus menunjukkan pengaruh besar di kedua sisi lapangan. Banyak pengamat meyakini duel antara pertahanan disiplin Spurs dan agresivitas serangan Knicks akan menjadi penentu arah perebutan gelar musim ini.
Keberhasilan menembus final menjadi tonggak penting bagi Spurs yang beberapa tahun lalu masih berada dalam fase pembangunan ulang. Kini, dengan fondasi muda yang dipimpin Wembanyama, Fox, Castle, dan sejumlah talenta menjanjikan lainnya, San Antonio hanya berjarak empat kemenangan dari gelar NBA pertama mereka dalam 12 tahun terakhir.
“Kami menginginkan empat kemenangan lagi,” tegas Wembanyama setelah menerima penghargaan Magic Johnson Trophy sebagai MVP Final Wilayah Barat.
Dengan modal menyingkirkan juara bertahan di kandangnya sendiri, Spurs memasuki NBA Finals 2026 dengan keyakinan penuh bahwa kisah luar biasa mereka musim ini belum mencapai akhir.
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 12 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



