Piala Dunia 2026 Dikuasai Pemain Kelahiran Prancis, Aljazair Jadi Pengguna Terbanyak
PRANCIS – Prancis menjadi negara penyumbang pemain terbanyak di Piala Dunia 2026. Hampir 8 persen dari seluruh peserta turnamen lahir di Negeri Menara Eiffel, menunjukkan besarnya pengaruh sepak bola Prancis di panggung dunia.
Timnas Prancis sendiri membawa 26 pemain ke putaran final Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Didier Deschamps itu menjadi salah satu kandidat kuat juara dan tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.
Dari 26 pemain yang dibawa Les Bleus, 23 di antaranya lahir dan besar di Prancis. Hanya Michael Olise (Inggris), Marcus Thuram (Italia), dan Brice Samba (Republik Demokratik Kongo) yang lahir di luar negeri.
Berdasarkan berbagai sumber, sebanyak 98 dari total 1.248 pemain yang tampil di Piala Dunia 2026 tercatat lahir di Prancis. Jumlah tersebut setara dengan 7,9 persen dari seluruh pemain yang berpartisipasi dalam turnamen empat tahunan itu.
Menariknya, terdapat 11 negara selain Prancis yang memanggil pemain kelahiran Prancis ke skuad Piala Dunia mereka. Aljazair menjadi negara dengan jumlah pemain kelahiran Prancis terbanyak, yakni 13 orang. Di belakangnya ada Haiti dengan 12 pemain dan Republik Demokratik Kongo dengan 11 pemain.
Dominasi Prancis melampaui Belanda yang menyumbang 64 pemain kelahiran negaranya di Piala Dunia 2026. Para pemain tersebut tersebar di 10 tim nasional berbeda. Sebagian besar membela Belanda dan Curacao yang masing-masing diperkuat 25 pemain kelahiran Negeri Kincir Angin.
Di skuad Belanda, hanya Guus Til yang lahir di luar negeri, tepatnya di Zambia. Sementara itu, Tahith Chong menjadi satu-satunya pemain Curacao yang lahir di negara tersebut.
Sementara di dalam tim Prancis sendiri, persaingan menuju susunan pemain utama berlangsung sangat ketat. Les Bleus memiliki banyak opsi di lini depan, mulai dari Kylian Mbappe, Desire Doue, Rayan Cherki, Ousmane Dembele, hingga Thuram.
Deschamps mengakui tidak mungkin memainkan seluruh bintang tersebut secara bersamaan. Karena itu, ia membuka persaingan sehat demi menemukan kombinasi terbaik untuk timnya.
“Ada banyak potensi menjanjikan, tetapi kami membutuhkan chemistry yang tepat, tanpa membiarkan ego individu menjadi penghalang,” ujar Deschamps.
Dengan kedalaman skuad yang melimpah dan talenta yang tersebar ke berbagai negara peserta, Prancis kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pusat penghasil pesepak bola terbaik dunia.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 18 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



