TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Investor Vietnam Minati Potensi Investasi Banten

Reporter & Editor : AY
Selasa, 21 Juli 2026 | 13:05 WIB
Gubernur Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk Vietnam dan Kamboja, Edwin Setiawan Tjie. Foto : Humas Pemprov
Gubernur Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk Vietnam dan Kamboja, Edwin Setiawan Tjie. Foto : Humas Pemprov

SERANG – Provinsi Banten semakin dilirik sebagai tujuan investasi internasional. Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif ketertarikan investor asal Vietnam yang menjajaki peluang pengembangan investasi di berbagai sektor strategis di Banten.


Hal itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk Vietnam dan Kamboja, Edwin Setiawan Tjie, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti serta Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kurnia Satriawan.


Andra Soni menegaskan, Banten memiliki berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik investasi, mulai dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Jakarta, dukungan infrastruktur pelabuhan, bandara, jaringan jalan tol, hingga kawasan industri yang terus berkembang.


Menurutnya, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan kemudahan pelayanan kepada para investor sesuai ketentuan yang berlaku.


"Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun komunikasi. Ke depan, kami akan mempertemukan para calon investor melalui Forum Investment Banten yang akan digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten pada Oktober mendatang," ujar Andra.


Ia mengungkapkan, terdapat tiga sektor yang menjadi perhatian investor Vietnam, yakni manufaktur, properti, dan peternakan sapi perah. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan di Banten.


Andra menambahkan, investasi di sektor peternakan sapi perah juga berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan susu nasional, termasuk untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui penerapan teknologi modern yang dimiliki Vietnam.


Sementara itu, Edwin Setiawan Tjie mengatakan, minat investor Vietnam terhadap Banten didorong oleh posisi wilayah yang strategis, kemudahan akses logistik, serta besarnya peluang pengembangan usaha.


Menurutnya, Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, termasuk menjadikan Banten sebagai salah satu daerah tujuan investasi yang menjanjikan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit