Perpanjang Bantuan Beras 3 Bulan, Pemerintah Lindungi 33,2 Juta Keluarga Rentan
JAKARTA - Pemerintah resmi memperpanjang program Bantuan Pangan Beras selama tiga bulan tambahan pada 2026 sebagai langkah menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus melindungi 33,24 juta keluarga rentan dari tekanan ekonomi dan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Sebelumnya, bantuan beras sebesar 10 kilogram per bulan hanya dijalankan pada Semester I 2026. Kini, program tersebut diperluas untuk tiga bulan berikutnya.
Keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Menurutnya, kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas pangan dan memastikan kelompok masyarakat rentan tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi dan ancaman musim kemarau.
Pemerintah memperkirakan kebutuhan beras untuk program tambahan ini mencapai sekitar 1 juta ton.
“Bantuan akan diberikan kepada 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan alokasi 10 kilogram beras untuk setiap periode penyaluran,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok maupun dampak pelemahan ekonomi.
Penyaluran tambahan bantuan dijadwalkan dimulai pada Juli 2026. Adapun tahap berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi musim paceklik dan perkembangan situasi pangan nasional.
Pemerintah berharap program ini dapat menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kelompok paling rentan tetap memperoleh akses pangan yang memadai.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional.
Hingga periode Februari–Maret 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan telah mencapai 62,16 persen atau menjangkau 20,6 juta KPM di seluruh Indonesia. Sebanyak 413,3 ribu ton beras dan 82,6 ribu kiloliter minyak goreng telah tersalurkan.
Perum BULOG juga menyatakan kesiapan menjalankan penugasan tambahan ini. Dengan dukungan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP), jaringan pergudangan nasional, dan distribusi yang telah berjalan, program diyakini dapat terlaksana secara tepat sasaran.
Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE), Eliza Mardian, menilai langkah pemerintah ini efektif sebagai kebijakan jangka pendek untuk menjaga konsumsi rumah tangga kelompok rentan dan menopang daya beli masyarakat.
Dengan tambahan penyaluran selama tiga bulan, pemerintah berharap perlindungan sosial tetap terjaga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan ekonomi dan perubahan iklim. :::
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 14 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


