TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

RD Kongo Vs Uzbekistan: Laga Hidup Mati, Menang ke 32 Besar, Kalah Angkat Koper

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:46 WIB
Laga Kongo vs Uzbekistan akan tersaji Minggu (28/6/2026). Foto : Ist
Laga Kongo vs Uzbekistan akan tersaji Minggu (28/6/2026). Foto : Ist

AS - Laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 menghadirkan duel hidup mati antara Republik Demokratik (RD) Kongo melawan Uzbekistan. Pertandingan penentu nasib menuju babak 32 besar itu akan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pukul 06.30 WIB.


Tidak ada ruang untuk kesalahan.

Kemenangan menjadi satu-satunya jalan bagi kedua tim untuk menjaga peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, setelah Kolombia dan Portugal lebih dulu mengamankan tempat di posisi atas grup.


Di atas kertas, RD Kongo datang dengan modal yang lebih meyakinkan. Tim berjuluk Sang Macan Tutul itu sudah mengoleksi satu poin usai menahan Portugal 1-1 pada laga pembuka sebelum kalah tipis 0-1 dari Kolombia akibat gol telat Daniel Munoz. Jika mampu menang di Atlanta, skuad racikan Sebastien Desabre dipastikan mengoleksi empat poin yang sangat cukup untuk membuka jalan ke fase gugur.


Bagi RD Kongo, turnamen ini juga menjadi momen pembuktian sejarah. Mereka ingin menghapus kenangan pahit saat masih bernama Zaire pada Piala Dunia 1974, ketika pulang tanpa poin dan kebobolan 14 gol.


Perjalanan menuju putaran final pun tidak mudah. RD Kongo harus melewati 13 pertandingan dan menyingkirkan sejumlah kekuatan besar Afrika seperti Kamerun dan Nigeria sebelum memastikan tiket usai mengalahkan Jamaika pada playoff antarkonfederasi.


Sementara itu, Uzbekistan justru menjalani debut yang berat di panggung Piala Dunia. Wakil Asia tersebut belum meraih poin dan menjadi penghuni dasar klasemen setelah kalah 1-3 dari Kolombia dan dibantai Portugal 0-5. Total delapan gol bersarang ke gawang mereka hanya dalam dua pertandingan.


Tekanan kini mengarah kepada pelatih Fabio Cannavaro. Legenda Italia itu meminta anak asuhnya tampil tanpa rasa takut demi mengejar poin perdana yang bisa menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Uzbekistan.
“Kami harus bermain lebih berani dan menunjukkan karakter di lapangan,” tegas Cannavaro.


Untuk menjaga peluang tetap hidup, Uzbekistan akan kembali mengandalkan ketajaman Eldor Shomurodov di lini depan dan kreativitas Abbosbek Fayzullaev sebagai motor serangan.
Akankah RD Kongo menuntaskan misi sejarah, atau Uzbekistan mampu menciptakan kejutan dan menjaga asa tetap menyala? 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit