TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Korban Gempa Venezuela Tembus 1.430 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Masih Hilang

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 28 Juni 2026 | 12:52 WIB
Salah satu bangunan yang runtuh terdampak gempa di Venezuela. Foto : Ist
Salah satu bangunan yang runtuh terdampak gempa di Venezuela. Foto : Ist

VENEZUELA— Dampak dua gempa besar yang mengguncang wilayah utara Venezuela awal pekan ini terus bertambah. Otoritas setempat melaporkan jumlah korban meninggal kini mencapai 1.430 orang, sementara ribuan warga lainnya masih menjalani perawatan dan kehilangan tempat tinggal.


Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, melalui siaran televisi pemerintah menyampaikan bahwa sekitar 3.200 orang mengalami luka-luka dan 3.100 warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan yang ditimbulkan bencana tersebut.


Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 itu menghantam kawasan utara negara tersebut dan menyebabkan banyak bangunan runtuh. Tim penyelamat hingga kini masih terus melakukan pencarian korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan.
Data sementara juga menunjukkan sekitar 68.900 orang masih dinyatakan hilang, sehingga proses identifikasi dan pencarian menjadi prioritas utama dalam operasi tanggap darurat.


Di wilayah pesisir La Guaira yang mengalami kerusakan berat, warga terlihat bergotong royong menggunakan alat seadanya, bahkan menggali puing dengan tangan untuk mencari anggota keluarga maupun korban yang kemungkinan masih selamat.


Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan nilai kerugian akibat bencana mencapai USD 6,7 miliar, atau sekitar 6 persen dari total produk domestik bruto Venezuela. Estimasi tersebut mencakup kerusakan aset dan sektor perumahan, namun belum memasukkan dampak ekonomi jangka panjang.


Pelaksana tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan pemerintah telah mengerahkan lebih dari 14 ribu personel militer dan kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung proses evakuasi di daerah terdampak. Akses menuju sejumlah lokasi juga dibatasi dan hanya dapat dimasuki dengan izin khusus.


Bantuan internasional mulai berdatangan. Tim penyelamat dari Meksiko, Amerika Serikat, Brasil, El Salvador, dan Prancis telah tiba untuk memperkuat operasi pencarian. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah dikirim oleh Belanda, Turki, dan Inggris.


Namun, sebagian bantuan internasional dilaporkan mengalami hambatan setelah kerusakan di Bandara Internasional Simón Bolívar mengganggu arus kedatangan tim kemanusiaan menuju ibu kota Caracas.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit