Ikuti Keputusan Organisasi, Anton Kelik Subyantoro Mundur dari Partai Buruh Kota Tangsel
CIPUTAT – Pengurus sekaligus salah satu kader Exco Partai Buruh Kota Tangerang Selatan, Anton Kelik Subyantoro, menyatakan mundur dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Buruh. Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas keputusan organisasi yang menaunginya, yakni Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea.
Pernyataan itu disampaikan Anton pada Minggu (28/6). Ia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan implementasi dari kebijakan ORI KSPSI di tingkat nasional yang diumumkan pada 26 Juni 2026 di Jakarta Selatan.
Anton mengatakan, ORI KSPSI merupakan satu dari sebelas organisasi yang menjadi inisiator berdirinya Partai Buruh. Selama perjalanan partai, organisasi terus melakukan evaluasi terhadap arah perjuangan yang dijalankan.
"Hasil evaluasi yang dilakukan organisasi menunjukkan adanya perbedaan pandangan terhadap arah perjuangan Partai Buruh. Karena itu, ORI KSPSI memutuskan menarik seluruh kadernya dari kepengurusan maupun keanggotaan partai. Sebagai bagian dari organisasi, saya menghormati dan menjalankan keputusan tersebut," ujar Anton.
Ia menuturkan, keputusan itu diawali dengan pernyataan resmi Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nurzarti, yang juga berasal dari unsur ORI KSPSI. Dalam pengumuman di tingkat nasional, seluruh kader ORI KSPSI diminta mengikuti kebijakan organisasi untuk tidak lagi menjadi bagian dari Partai Buruh.
Atas dasar itu, Anton memastikan dirinya resmi mengundurkan diri dari Partai Buruh terhitung mulai 28 Juni 2026. Menurutnya, langkah serupa juga dilakukan oleh seluruh pengurus Partai Buruh Kota Tangerang Selatan yang berasal dari unsur ORI KSPSI.
"Sebagai kader organisasi, saya berkewajiban menjalankan keputusan yang telah ditetapkan. Mulai hari ini saya resmi mengundurkan diri dari Partai Buruh, dan langkah yang sama juga ditempuh rekan-rekan pengurus lain yang berasal dari ORI KSPSI," tegasnya.
Meski memutuskan berpisah dengan Partai Buruh, Anton tetap menyampaikan apresiasi kepada para kader yang masih melanjutkan perjuangan di partai tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama ini. Semoga Partai Buruh tetap konsisten memperjuangkan kepentingan pekerja, membela hak-hak kaum buruh, serta terus memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia," pungkasnya.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 5 jam yang lalu




