TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Jelang Portugal Vs Kroasia, Luka Modric Buktikan Kelas Tak Lekang Waktu

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 02 Juli 2026 | 06:39 WIB
Luka Modric kapten Timnas Kroasia. Foto : Ist
Luka Modric kapten Timnas Kroasia. Foto : Ist

AS - Luka Modric kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Meski telah berusia 40 tahun, kapten Kroasia itu masih menjadi jantung permainan Vatreni dan siap memimpin timnya menghadapi Portugal pada laga perebutan tiket babak 16 besar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB.


Pertandingan ini juga menghadirkan duel dua legenda sepak bola dunia, Luka Modric dan Cristiano Ronaldo. Keduanya membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap tampil di level tertinggi dan menjadi tumpuan bagi negaranya masing-masing.


Modric baru saja mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang mampu menciptakan assist di Piala Dunia. Rekor tersebut lahir saat Kroasia menaklukkan Ghana pada laga terakhir fase grup. Umpan sepak pojoknya sukses disundul Nikola Vlašić menjadi gol kemenangan yang memastikan Kroasia melangkah ke fase gugur.


Di balik konsistensinya, Modric memiliki rahasia yang sederhana namun membutuhkan disiplin luar biasa. Sejak 2012, ia menjalani program latihan khusus bersama pelatih fisiknya, Vlatko Vučetić, untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.


Hampir setiap hari sepanjang tahun, Modric meluangkan waktu sekitar 45 menit menjalani latihan tambahan sebelum mengikuti sesi latihan bersama tim. Program tersebut meliputi penguatan otot inti, kaki, bahu, dan lengan, serta latihan menggunakan resistance band guna meningkatkan keseimbangan sekaligus meminimalkan risiko cedera.

 

Menurut Vučetić, usia metabolisme Modric bahkan masih berada di bawah 30 tahun ketika usianya menginjak 39 tahun. Selain kebugaran fisik, kecerdasan membaca permainan menjadi keunggulan lain yang membuatnya tetap kompetitif. Ia dikenal piawai menentukan posisi, mengambil keputusan dengan cepat, dan menghemat energi sepanjang pertandingan.


Sepanjang karier profesionalnya, Modric telah mencatat lebih dari 1.150 penampilan di level klub maupun tim nasional. Ia mempersembahkan 28 trofi bersama Real Madrid, termasuk enam gelar Liga Champions, sebelum melanjutkan kariernya bersama AC Milan. Bersama Kroasia, ia kini telah mengoleksi 201 caps.


Hebatnya lagi, catatan cedera Modric tergolong sangat minim. Dalam lebih dari dua dekade berkarier sebagai pesepak bola profesional, ia hanya absen sekitar 250 hari akibat cedera. Statistik tersebut menjadi bukti bahwa disiplin, pola hidup sehat, dan fokus pada pencegahan cedera menjadi fondasi utama ketahanannya di level elite.


Kini, Modric kembali menghadapi tantangan besar saat Kroasia berduel melawan Portugal. Pengalaman, visi bermain, dan kepemimpinannya di lini tengah diharapkan menjadi senjata utama Vatreni untuk menyingkirkan Portugal sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit