Di Bawah Budi-Agis, Pemkot Serang Bertahap Selesaikan Permasalahan Infrastruktur
Budi Rustandi Tinjau Perbaikan Jalan Kawasan Perumahan Permata Hijau
SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan permukiman sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melanjutkan pembangunan jalan beton dan penataan drainase di kawasan Perumahan Permata Hijau secara bertahap melalui APBD Perubahan TA 2026 dan APBD TA 2027.
“Ini sudah belasan tahun belum terbangun dan Alhamdulillah di bawah pemerintahan saya dan Pak Agis kita berupaya secara bertahap dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Perumahan Permata Hijau,” ungkap Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat meninjau kawasan Perumahan Permata Hijau didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang, Ibra M. Gholibi, Senin (20/7/2026) siang.
Kata dia, ini merupakan ikhtiar bersama untuk menata kawasan Kota Serang agar nampak lebih rapi dan nyaman. Apalagi kawasan Perumahan Permata Hijau sejak berdiri sejak 1996 ini selama belasan tahun kondisi jalan dan drainasenya tidak terawat. Bahkan kondisi drainase sedimentasinya cukup tinggi bahkan sama dengan jalan.
Budi menjelaskan di kawasan Perumahan Permata Hijau terdapat empat tahapan yang akan diselesaikan, termasuk pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pemkot Serang, akat dia, concern terhadap peningkatan infrastruktur jalan dan perbaikan drainase.
“Ini komitmen saya dalam penanganan banjir dan infrastruktur. Jadi ini kan sama-sama harus ditangani semua. Karena ini (lokasinya, red) dekat Pemkot Serang, nanti jangan sampai kawasan di sekitar Pemkot ini belum tertangani, ini kan seharusnya permasalahan ini diselesaikan sejak dulu. Namun di era Budi-Agis menjadi fokus utama sebelum kita tangani ke daerah luar,” ungkapnya.
Dirinya juga meminta masyarakat untuk bersabar jika di wilayahnya terdapat infrastruktur yang belum memadai, karena secara ketersediaan anggaran cukup terbatas. Namun, ia dan Wakil Wali Kota Serang, Agis Nur Aulia terus berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur secara bertahap.
Kepala DPRKP Kota Serang, Ibra M. Gholibi menjelaskan, pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun ini mencakup ruas jalan dari depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Serang hingga ujung Perumahan Permata Hijau.
Melalui APBD Perubahan TA 2026, kata Ibra pembangunan akan dilanjutkan hingga kawasan yang sebelumnya terdampak banjir di sekitar akses menuju Perumahan Kelapa Gading. “Melalui APBD Perubahan, kami akan melanjutkan pembangunan dari ujung Permata Hijau hingga titik yang sebelumnya terdampak banjir sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur kawasan,” kata Ibra.
Selain pembangunan yang menjadi kewenangan Pemkot Serang, penanganan ruas jalan menuju Perumahan Kelapa Gading beserta sistem drainasenya juga diusulkan memperoleh dukungan pendanaan dari Pemprov Banten melalui skema bantuan keuangan.
Menurut Ibra, usulan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Serang dan Pemprov Banten dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan permukiman. “Ini bentuk sharing pekerjaan atau bantuan dari pemerintah provinsi agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat,” jelasnya.
Dikatakan Ibra, Pemkot Serang mengusulkan anggaran sekitar Rp10 miliar kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung pembangunan infrastruktur di empat kawasan perumahan, yaitu KSB (akses Kelapa Gading), Griya Permata Asri (GPA), Puri Anggrek, dan Citra Gading. “Yang kondisi rusak (Permata Hijau) sampai Perumahan Kelapa Gading, termasuk drainasenya, akan dianggarkan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Banten,” katanya.
Dijelaskan Ibra, salah satu pekerjaan yang diusulkan meliputi pembangunan akses menuju Perumahan Kelapa Gading melalui jalur ring road Permata Hijau sepanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar 6 meter.
Pekerjaan tersebut akan menggunakan konstruksi jalan beton yang dilengkapi pembangunan drainase guna meningkatkan kapasitas saluran air dan meminimalkan potensi genangan.
Sementara itu, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta melalui APBD Perubahan Tahun 2026 untuk pembangunan jalan beton pada ruas yang menjadi kewenangan pemerintah kota di kawasan Permata Hijau. “Panjang jalan yang kami usulkan kurang lebih 400 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Pekerjaannya berupa jalan beton lengkap dengan drainase,” ungkap Ibra.
Kata Ibra, Pemkot Serang berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung upaya pengendalian banjir di kawasan permukiman. Sinergi antara Pemkot Serang dan Pemprov Banten juga diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan demi terwujudnya Kota Serang yang semakin maju, nyaman, dan berkelanjutan.(*)
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 22 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu



