2.600 Mahasiswa UMT Jalani KKN
Rektor Pesan Peserta Bisa Beradaptasi
TANGERANG–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melepas sekitar 2.600 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan dilaksanakan selama satu bulan di wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Pada kegiatan pelepasan peserta KKN, sekitar 2.300 mahasiswa hadir mengikuti pembukaan. Sementara sisanya akan bergabung sesuai dengan penempatan yang telah ditentukan. Pelepasan dilaksanakan di Auditorium lantai 19 Kampus Cikokol, Senin (20/7).
Rektor UMT Dr Desri Arwn menjelaskan, mahasiswa akan ditempatkan di berbagai kecamatan dan kelurahan di tiga wilayah tersebut untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. "Mahasiswa diproyeksikan sekitar 2.600 orang. Mereka ditempatkan di kecamatan-kecamatan dan kelurahan yang berada di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan," ujarnya.
Selain KKN reguler yang diselenggarakan UMT, kampus juga mengirim mahasiswa dalam program KKN Muhammadiyah tingkat nasional yang melibatkan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia. Program tersebut dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa diharapkan berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan masyarakat. Bentuk pengabdian meliputi bidang pendidikan, ekonomi, seni budaya, hingga keagamaan.
"Prinsipnya mereka berpartisipasi dalam setiap kegiatan positif di masyarakat. Mahasiswa diharapkan menyumbangkan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu pemberdayaan masyarakat bersama aparatur setempat," kata Arwen.
Program KKN berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan sosial, serta program pemberdayaan lingkungan.
Menurutnya, tema utama KKN tahun ini diarahkan pada penguatan kepedulian terhadap lingkungan, terutama penghijauan, kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan. "Yang lebih kami utamakan sekarang adalah penghijauan dan pemberdayaan lingkungan. Lingkungan bukan hanya alam, tetapi juga lingkungan sosial yang perlu terus diperkuat," ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan KKN mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup serta Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Kepada para mahasiswa, ia berpesan agar mampu beradaptasi dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian. Mahasiswa diminta memiliki sikap positif, proaktif, adaptif, inklusif, dan komunikatif agar keberadaan mereka benar-benar memberikan manfaat.
"Mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta berbaur dengan masyarakat. Intinya adalah beradaptasi dan berkomunikasi agar kehadiran mereka memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu



