Khana Sparta Terhenti di Drama Adu Penalti, Eros Ghausal Rebut Tiket 8 Besar
PAMULANG-Langkah Khana Sparta FC di Binajaya Cup XXVII 2026 terhenti di babak 16 besar. Finalis musim lalu itu menyerah dalam drama adu penalti atas Eros Ghausal FC, 1-3 (1-1) pada Kamis (23/07/2026).
Khana Sparta yang dimanajeri Bunda Ika dan Narudin Roke ini menurunkan komposisi terbaiknya pada ajang tarkam di Lapangan Latus Jaya, Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu.
Fadlan, Eros, Bahar, Ipul Baron, Darnus, Harun Laode, Gedot, Dwi, Jahran, Galih Tenyom, dan Iki jadi pilihan utama. Kesebelasan Eros Ghausal asal Tanah Abang, Jakarta Pusat dimotori Bagus, Andika, Jujun, Risko, Ule, Iksan, dan Feri
Sepuluh menit babak pertama berjalan, para pendukung Khana Sparta bersorak. Umpan Eros ditepis kiper Eros Ghausal, Bagus. Bola liar jatuh di kaki Harun Laode. Pemain sayap kiri ini meneruskan si kulit bundar dengan sepakan kaki kanan. 1-0 tim asal Jombang Ciputat itu memimpin.
Eros Ghausal terlecut. Mereka tampil ofensif memburu gol penyeimbang. Feri, Iksan, Arsyad, dan Ule beberapa kali berhasil menekan ke jantung pertahanan Khana Sparta yang dikawal Ipul Baron dan Bahar. Namun koordinasi antarlini yang dibangun para pemain Eros Ghausal terlihat lemah. Khana Sparta tetap unggul 1-0 hingga turun minum.
Menit pertama babak kedua, Eros Ghausal menyamakan kedudukan lewat gol Iksan setelah memaksimalkan umpan Feri. Di menit 6, kedua kesebelasan bermain dengan 10 orang. Wasit Marjo mengganjar Arsyad dan Iki dengan kartu merah setelah Arsyad terlibat perseteruan dengan Gedot dan Iki.
Khana Sparta mengganti Gedot yang cedera dengan menurunkan Ade Iwan. Kubu Eros Ghausal merotasi Iksan diganti Abdul Latif. Dari jual beli serangan yang terjadi, tak ada gol yang kembali berhasil dicetak kedua tim. Khana Sparta dan Eros Ghausal berbagi angka 1-1.

Pertandingan berlanjut lewat drama adu penalti. Dalam adu tendangan dari titik 12 pas itu, Jujun, Feri, dan Ule yang dipercaya Eros Ghausal menjadi eksekutor sukses mengelabui kiper Khana Sparta FC, Fadlan. Sedangkan, tendangan Ikbal diblok kiper Fadlan.
Di Khana Sparta, hanya Bahar yang mampu memperdayai kiper Eros Ghausal, Bagus. Sementara, tendangan Harun Laode dan Eros terbaca dan diblok, eksekusi Ipul Baron melambung. Eros Ghausal unggul 3-1 dari adu penalti dan melenggang ke quarterfinal.
Militansi Denis Tak Diragukan, Cie Allstar Andalkan Kolektivitas
Pada Jumat (24/07/2026), big match perebutan tiket babak 8 besar terjadi antara Denis FC melawan Cie Allstar. Denis asal Parigi Baru, Pondok Aren, Kota Tangsel dihuni para pemain bintang Joe Kante, Anas Fitranto, Dullah Arshavin, Fauzi Black, dan Idris Afandi.
Denis militan dan punya semangat pantang menyerah dalam bermain. Mereka tampil kompak di semua lini. Cie Allstar dari Mampang, Jakarta Selatan juga dihuni sederet pemain berkualitas. Dyah Medo, Dodi, Atala Raihan, dan para pemain top lainnya turut membela tim dimanajeri H Mursidik tersebut.
"Super big match. Denis raja tarkam dari Parigi Baru yang dimanajeri Michael Chiox's menghadapi Cie Allstar," ucap Riski Tagor dan Andre Bagol, duet Komentator Binajaya Cup XXVII.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu



