Mayat Anggota Komunitas Shotokaw Ditemukan Membusuk Di Pondok Ranji
Polisi Tak Temukan Tanda-tanda Luka Fisik
CIPUTAT TIMUR-Warga Jalan Panda Raya, RT 004/RW 005, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk, Sabtu (25/7).
Penemuan jasad tersebut terjadi sekitar pukul 12:30 WIB di lorong sebuah rumah yang berada di kawasan permukiman warga. Penemuan mayat itu bermula ketika warga sekitar mencium aroma menyengat yang berasal dari area lorong rumah.
Bau tidak sedap tersebut memicu rasa penasaran warga hingga akhirnya dilakukan pengecekan bersama. Saat dilakukan pemeriksaan, warga menemukan seorang pria dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas Polsek Ciputat Timur bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, laporan warga diterima setelah muncul kecurigaan akibat bau menyengat yang tercium dari sekitar lokasi.
“Karena merasa curiga, warga kemudian melakukan pengecekan bersama dan menemukan sesosok pria yang sudah tidak bernyawa,” kata Bambang Askar Sodiq, saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7).
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui merupakan pria berinisial DS (36), seorang juru parkir yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan. Korban dikenal warga sekitar sebagai anggota dari salah satu ormas, dan juga anggota Komunitas Solidaritas Tongkrongan Antar Kawan (Shotokaw). Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jasad untuk mencari petunjuk terkait penyebab kematian korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan kekerasan fisik.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab meninggalnya DS. Sejumlah langkah penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban.
“Hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Jenazah telah ditangani sesuai prosedur untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Usai proses identifikasi di lokasi selesai, jenazah korban dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku guna mendukung proses penyelidikan.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri informasi yang berkaitan dengan aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



