Tak Terpengaruh Sanksi KFA, Persija Tegaskan Kepercayaan Penuh kepada Shin Tae-yong
JAKARTA – Persija Jakarta menegaskan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Manajemen Macan Kemayoran memastikan sanksi disiplin yang dijatuhkan Korea Football Association (KFA) tidak memengaruhi tugas pelatih asal Korea Selatan tersebut di Indonesia, sehingga persiapan tim menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027 tetap berjalan sesuai rencana.
Keputusan itu diambil setelah Persija melakukan verifikasi langsung kepada KFA menyusul beredarnya pemberitaan terkait sanksi terhadap Shin Tae-yong.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh kepastian informasi sekaligus menjaga profesionalisme klub dalam menyikapi isu yang berkembang.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan KFA, Persija menegaskan dua poin penting. Pertama, sanksi disiplin yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong berlaku selama satu tahun. Kedua, sanksi tersebut hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan sehingga tidak berdampak pada aktivitas kepelatihannya di luar negeri, termasuk bersama Persija Jakarta.
Atas dasar itu, Persija menghormati keputusan KFA sekaligus memastikan tidak ada hambatan bagi Shin Tae-yong untuk tetap memimpin tim. Manajemen pun menyatakan dukungan penuh kepada pelatih berusia 56 tahun tersebut dalam membangun kekuatan Macan Kemayoran menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Persija juga memandang setiap tantangan sebagai bagian dari proses yang dapat memperkuat tim. Klub meyakini Shin Tae-yong memiliki komitmen dan profesionalisme tinggi sehingga persoalan tersebut tidak akan mengganggu fokusnya dalam mempersiapkan skuad.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan seluruh elemen tim tetap berkonsentrasi penuh menjalani program pramusim dan menatap kompetisi resmi dengan optimisme.
"Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim," ujar Prapanca.
Persija menegaskan fokus utama saat ini adalah mematangkan kesiapan tim agar mampu tampil kompetitif sepanjang musim. Seluruh program latihan, agenda pramusim, serta persiapan menuju kompetisi dipastikan tetap berjalan sesuai rencana dengan target membawa Macan Kemayoran bersaing di papan atas Super League 2026/2027.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 20 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



