TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bagnaia Pilih Aprilia demi Balas Ducati dan Taklukkan Marc Marquez

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 27 Juli 2026 | 06:39 WIB
Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027. Foto : Ist
Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027. Foto : Ist

ITALIA – Kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027 diyakini bukan sekadar mencari tantangan baru. Menurut pengamat MotoGP Carlo Pernat, juara dunia dua kali itu membawa misi besar: mengakhiri dominasi Marc Marquez sekaligus membuktikan Ducati keliru melepasnya.


Pernat menilai, keputusan Bagnaia menerima kontrak berdurasi empat musim bersama Aprilia didasari ambisi kuat untuk kembali merebut gelar juara dunia. Bagi pembalap berusia 29 tahun itu, uang bukan lagi faktor utama.
"Di kepala Bagnaia hanya ada satu keinginan, yaitu mengalahkan Marc Marquez dan Ducati," ujar Pernat, seperti dikutip dari Crash, Minggu.


Sebelumnya, Bagnaia santer dikabarkan bakal bergabung dengan Yamaha. Namun, pada detik-detik terakhir ia mengubah pilihannya setelah diyakinkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Menurut Pernat, Rivola berhasil meyakinkan Bagnaia bahwa Aprilia memiliki proyek yang menjanjikan dan motor yang mampu membawanya kembali ke puncak MotoGP.


"Massimo Rivola melakukan pekerjaan luar biasa. Dia berhasil membuat Bagnaia percaya bahwa Aprilia bisa memberinya motor untuk kembali menjadi juara dunia," katanya.


Pernat juga mengungkapkan, Bagnaia bahkan rela mengorbankan nilai kontrak yang lebih besar demi proyek yang dianggap lebih kompetitif.


"Bagnaia sudah menghasilkan banyak uang sepanjang kariernya. Karena itu, dia menerima tawaran yang nilainya mungkin hanya setengah dari Yamaha. Ini murni keputusan teknis," jelas Pernat.
Mantan manajer pembalap tersebut menegaskan, satu-satunya tujuan Bagnaia adalah kembali meraih kemenangan dan membuktikan dirinya masih mampu menjadi yang terbaik.
"Dia mengambil keputusan untuk menang. Dan kemenangan itu berarti mengalahkan Ducati serta Marc Marquez," tegasnya.


Mulai MotoGP 2027, Bagnaia akan membela Aprilia Racing dan berduet dengan Marco Bezzecchi. Kehadirannya menjadi bagian dari proyek ambisius pabrikan asal Noale itu untuk mematahkan dominasi Ducati di era regulasi baru MotoGP.


Jika prediksi Pernat menjadi kenyataan, MotoGP 2027 tak hanya menghadirkan persaingan baru di lintasan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi Bagnaia bahwa ia masih layak berada di puncak—serta membuat Ducati menyesali keputusan melepas salah satu pembalap terbaiknya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit