TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bantuan Beras 10 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga Siap Cair Agustus, Penyaluran Sekaligus hingga Oktober

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 28 Juli 2026 | 12:10 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah bersiap menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2026. Untuk mendukung program tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp17,52 triliun yang saat ini masih dalam proses penyelesaian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Kementerian Keuangan.


Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengatakan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Setelah proses DIPA rampung, penyaluran bantuan pangan dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal.


"Anggaran bantuan pangan sudah disetujui Menteri Keuangan. Saat ini tinggal menunggu penyelesaian proses DIPA sebelum penyaluran dilakukan," ujar Sarwo, Selasa (28/7/2026).


Ia menegaskan, tambahan anggaran sebesar Rp17,52 triliun tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk program bantuan beras tanpa mencakup komoditas pangan lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.


Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, memastikan stok beras untuk penyaluran tahap kedua telah siap. Sebanyak 997,2 ribu ton beras akan didistribusikan kepada sekitar 33,24 juta KPM melalui mekanisme penyaluran sekaligus (one shoot) pada Agustus 2026.


Setiap keluarga penerima akan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram untuk alokasi tiga bulan. Program ini merupakan bagian dari kebijakan prorakyat yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.


Ketut menjelaskan, keberhasilan penyaluran tahap pertama menjadi modal penting untuk pelaksanaan tahap kedua. Hingga kini, realisasi bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 telah mencapai 99,7 persen atau menjangkau sekitar 33,14 juta KPM. Sisa 0,3 persen penyaluran masih difokuskan di sejumlah wilayah Papua, Sumatera, dan Sulawesi.


Pada tahap pertama, pemerintah telah menyalurkan 664,88 ribu ton beras serta 132,97 ribu kiloliter minyak goreng kepada masyarakat.


Dengan tambahan alokasi 997,2 ribu ton pada tahap kedua, total bantuan beras sepanjang 2026 diperkirakan mencapai sekitar 1,66 juta ton. Jumlah tersebut meningkat sekitar 133,83 persen dibandingkan realisasi bantuan pangan sepanjang 2025 yang tercatat sebesar 710,78 ribu ton.


Bapanas menargetkan seluruh bantuan tahap kedua dapat disalurkan sekaligus pada Agustus 2026 setelah anggaran resmi masuk ke DIPA. Selanjutnya, Kepala Bapanas akan menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan distribusi kepada seluruh keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit