TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ditanya Soal Reshuffle, Mensesneg: Belum Ada Rencana, Hanya Isi Jabatan Kosong

Reporter & Editor : AY
Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:09 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist

JAKARTA - Istana Kepresidenan memastikan belum ada rencana perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih pada awal Agustus 2026. Jika dalam waktu dekat ada pelantikan pejabat, hal itu hanya untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong, bukan melakukan perombakan kabinet.


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum membahas agenda reshuffle.


"Sementara belum ada. Kalaupun ada, barangkali hanya untuk mengisi kekosongan beberapa posisi yang ditinggalkan pejabat sebelumnya," ujar Prasetyo di Gerbong Kereta Api Nusantara Explorer, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).


Saat ini terdapat dua kursi wakil menteri yang belum terisi, yakni Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pasca penangkapan Silmy Karim oleh KPK, serta Wakil Menteri Pertanian setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).


Prasetyo kembali menegaskan, sejauh yang diketahuinya Presiden belum pernah mendiskusikan pergantian susunan kabinet.


"Terus terang belum. Bapak Presiden belum berdiskusi mengenai rencana pergantian atau reshuffle kabinet," tegasnya.


Menanggapi survei kepuasan publik terhadap pemerintah, Prasetyo menilai pemerintah tidak bekerja untuk mengejar angka survei. Menurutnya, fokus utama pemerintah adalah menuntaskan program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.


"Kami bekerja bukan untuk mengejar survei. Yang terpenting adalah menjalankan program dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. Karena itu, seluruh pihak diminta tidak berspekulasi mengenai isu tersebut.


Senada, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menegaskan partainya menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait reshuffle kepada Presiden Prabowo. Sebagai partai pengusung, PAN akan menghormati dan mendukung setiap keputusan Presiden.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit