Pikachu Masuk Dunia Wayang, Kolaborasi Pokémon dan Budaya Indonesia Resmi Diluncurkan
JAKARTA – Pertemuan budaya tradisional Indonesia dengan budaya populer global memasuki babak baru melalui peluncuran Poké Wayang, kolaborasi antara seni Wayang dan Pokémon.
Peluncuran Poké Wayang menjadi bagian dari Pokémon Future Plans for Indonesia 2026–2027, sebagai langkah The Pokémon Company memperkuat kehadirannya di Indonesia sekaligus membuka peluang bagi budaya Indonesia dikenal lebih luas.
Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan karakter Pokémon dalam nuansa budaya lokal, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara tradisi, kreativitas modern, dan kekuatan IP global.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, pertemuan antara Wayang dan Pokémon menjadi langkah kreatif untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia ke dunia.
“Kami sangat senang sekali melihat adanya kolaborasi yang terkait dengan budaya Indonesia, yaitu Wayang, dengan sebuah IP yang sudah sangat besar dan mendunia, yaitu Pokémon,” ujar Fadli Zon.
Ia menilai kolaborasi ini dapat mempercepat pengenalan Wayang secara global, terlebih Wayang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Fadli juga menyebut Indonesia memiliki kekayaan budaya yang besar. Hingga 2018, terdapat lebih dari 340 Warisan Budaya Takbenda yang telah ditetapkan, yang menunjukkan beragamnya ekspresi budaya Indonesia.
“Hal ini menunjukkan bahwa kita mempunyai ekspresi budaya yang sangat beragam,” katanya.
Menurut Fadli, kolaborasi Wayang dengan Pokémon menjadi bentuk akulturasi budaya di era modern, di mana warisan tradisional dapat terus berkembang melalui kreativitas.
“Saat ini, kita melihat akulturasi dalam era modern melalui kolaborasi Wayang dengan Pokémon. Ini merupakan salah satu bentuk akulturasi baru yang sangat menarik,” tutur Fadli.
Ketua Umum SENAWANGI Marsda TNI (Purn) F.H. Bambang Soelistyo, S.Sos., menyebut Poké Wayang sebagai kolaborasi spesial yang mempertemukan budaya Indonesia dengan karakter global Pokémon.
“Ini adalah kolaborasi spesial di mana budaya Indonesia bertemu dengan Pokémon. Mari rasakan budaya kita lebih dekat dan kenali pesonanya bersama Poké Wayang,” ujar Bambang.

Sejalan dengan peluncuran Poké Wayang, The Pokémon Company juga memperkenalkan Future Plans for Indonesia 2026–2027 untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman Pokémon bagi masyarakat Indonesia.
Corporate Officer The Pokémon Company, Susumu Fukunaga, mengatakan pihaknya berharap kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia dapat terus berkembang.
“Kami berharap kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia dapat terus berkembang, sehingga Pokémon dapat semakin dekat dengan para penggemar dan memberikan pengalaman yang positif bagi anak-anak, keluarga, serta komunitas di Indonesia,” ujar Susumu Fukunaga.
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai kolaborasi seperti Poké Wayang dapat menjadi peluang untuk memperkuat ekonomi kreatif Indonesia.
Menurut Irene, Indonesia tidak hanya harus menjadi pasar bagi karya global, tetapi juga mampu membawa karya dan kekayaan intelektual lokal ke tingkat internasional.
“Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar, tetapi juga harus mampu menjadi negara yang menghasilkan dan mengekspor karya-karya kreatif ke berbagai negara,” ujar Irene.
Melalui Poké Wayang, kolaborasi budaya dan kreativitas global menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus hidup dengan beradaptasi. Wayang tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga memiliki ruang baru untuk dikenal oleh generasi muda dan masyarakat dunia.(*)
Nasional | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu






