TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

BNPB: Gempa M5,6 Cianjur Telan 17 Nyawa, 19 Luka Berat, 343 Rumah Rusak

Reporter: AY
Editor: admin
Senin, 21 November 2022 | 17:08 WIB
Bangunan terdampak gempa di Cianjur. Foto : Istimewa
Bangunan terdampak gempa di Cianjur. Foto : Istimewa

JAWA BARAT - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, 17 orang meninggal dunia dan 19 luka berat akibat gempa bermagnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11) pukul 13.21.10 WIB. 

Selain itu, kerusakan infrastruktur di beberapa daerah terdampak.

"BNPB terus melakukan pendataan jumlah korban. Di Kabupaten Cianjur, 17 orang meninggal dunia dan 19 luka-luka cukup berat,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan pers, Senin (21/11) pukul 16.15 WIB.

"BNPB akan menempatkan satu unit helikopter untuk mempermudah penanganan darurat bencana, evakuasi dan pendistribusian logistik ke lokasi-lokasi terisolir," imbuhnya.

Berdasarkan pendataan yang disusun Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB, gempa tersebut juga mengakibatkan 343 unit rumah dan satu unit pondok pesantren rusak berat, RSUD Cianjur alami rusak sedang.

Selain itu, empat unit gedung pemerintah, tiga unit fasilitas pendidikan, satu unit sarana ibadah, satu unit toko, dan satu unit kafe juga mengalami kerusakan. Jalanan, bahkan terputus.

"Besok pagi, saya akan ke lokasi, untuk melakukan pendampingan terhadap langkah-langkah penanganan gempa di Cianjur. Serta memastikan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Rumah yang rusak, akan dibangun kembali oleh pemerintah,” papar Suharyanto.

Menurutnya, tak seorang pun dapat memprediksi kapan terjadinya bencana. Yang terpenting, bagaimana respon yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, terkait bencana.

“Gempa sudah terjadi. Tidak ada satu kekuatan yang bisa menghindari kapan terjadinya bencana. Yang pasti, setelahnya kita harus melakukan upaya-upaya secara sinergi, penuh solidaritas, dan sungguh-sungguh. Agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Suharyanto. (AY/rm.id)

Komentar:
Ciputat
Dinsos
Damkar
Dinkes
Perkim
Dprd
Idul fitri
Pondok aren
Himbauan
ePaper Edisi 17 Maret 2026
Berita Populer
01
02
05
SIM Keliling Kota Tangsel Senin 16 Maret 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

06
SIM Keliling Bekasi Senin 16 Maret 2026

Nasional | 3 hari yang lalu

07
08
10
Pemkot Bangun 6 Posko Mudik, Siagakan 85 Personel

TangselCity | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit