Niat Masak untuk Ibu Saat Berbuka, Pria di Cianjur Tewas Dianiaya Gara-Gara Labu Siam
CIANJUR – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Seorang pria berinisial MI (56) meninggal dunia usai mengalami penganiayaan yang diduga dipicu persoalan sepele: dua buah labu siam.
Kasus ini kini ditangani serius oleh Polres Cianjur. Pelaku berinisial UA, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga sekaligus penggarap kebun, telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa korban mengalami luka cukup parah di sejumlah bagian tubuh akibat aksi kekerasan tersebut. Korban sempat mendapatkan penanganan, namun nyawanya tidak tertolong.
Tragedi ini kian menyayat hati setelah terungkap alasan MI mengambil dua labu siam tersebut. Ia berniat memasaknya sebagai hidangan berbuka puasa untuk sang ibu yang telah lanjut usia, yakni 99 tahun. MI selama ini dikenal sebagai tulang punggung keluarga sekaligus sosok yang setia merawat ibunya.
“Korban merawat ibunya yang sudah sangat sepuh. Labu siam itu rencananya akan dimasak untuk menu berbuka puasa,” ujar Kapolres dengan nada prihatin.
Akibat perbuatannya, UA dijerat Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan kecil yang tidak diselesaikan dengan kepala dingin dapat berujung pada tragedi besar yang merenggut nyawa.
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu


