Dari Mandalika ke Dunia, Marshal Lokal NTB Tembus Malaysia dan Jepang
JAKARTA – Gelaran MotoGP Mandalika tak hanya berdampak pada pariwisata dan ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi talenta lokal Nusa Tenggara Barat (NTB).
SVP Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan mengatakan, marshal lokal kini mampu mengambil alih peran yang sebelumnya didominasi tenaga asing. Bahkan, sejumlah marshal asal Mandalika telah dipercaya bertugas di sirkuit internasional, termasuk Sepang, Malaysia, dan Motegi, Jepang.
“Dua tahun kemudian marshal-nya sudah 100 persen lokal. Bahkan, marshal-marshal ini sudah bisa kita ekspor untuk menjadi marshal di negara lain,” ujar Yudhistira di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil pelatihan dan pengembangan SDM yang dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika.
Selain mencetak talenta lokal, MotoGP Mandalika juga memberikan dampak ekonomi signifikan. Pada 2025, ajang tersebut disebut berkontribusi hingga Rp4,96 triliun dan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja lokal.
MotoGP Indonesia 2026 akan kembali digelar pada 9-11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang tahun kelima ini akan diikuti 76 pembalap dari 23 negara, termasuk dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




