TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Silverstone Jadi Kuburan Poin Duo Marquez

Reporter & Editor : AY
Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:44 WIB
Dua bersaudara Alex dan Marc Marquez. Foto : Ist
Dua bersaudara Alex dan Marc Marquez. Foto : Ist

LONDON – Sirkuit Silverstone menjadi panggung yang kurang bersahabat bagi Marc dan Alex Marquez. Keduanya gagal meraih hasil maksimal pada MotoGP Inggris, Minggu (9/8/2026), dalam balapan yang diwarnai drama dan persaingan ketat.


Marc Marquez yang membela Gresini Racing harus puas finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut membuat langkahnya dalam perburuan gelar juara dunia semakin berat. Jaraknya dengan pemuncak klasemen, Jorge Martin, kini melebar menjadi 40 poin.


Marc mengakui, performa motor dan ban sebenarnya tidak bermasalah. Namun, ia kesulitan menemukan kecepatan yang dibutuhkan untuk bersaing dengan para pembalap terdepan.


“Dari sudut pandang paling optimistis, target kami adalah finis lima besar,” ujar Marc.


Pembalap delapan kali juara dunia itu juga mengakui dirinya tidak mampu memaksimalkan potensi motor seperti yang dilakukan sang adik, Alex. Faktor kebugaran fisik turut menjadi tantangan yang harus diperhitungkan sepanjang balapan.


Sementara itu, Alex Marquez sebenarnya tampil menjanjikan. Start dari posisi ketujuh, pembalap asal Spanyol tersebut mampu merangsek ke barisan depan dan sempat melewati Marco Bezzecchi.
Namun, peluang meraih podium sirna setelah Alex melakukan kesalahan di Tikungan 1. Terlambat melakukan pengereman membuat ban belakang kehilangan cengkeraman dan posisinya merosot.


“Sesuatu yang sebenarnya tidak bisa dimaafkan dari sisi saya,” kata Alex.
Kesalahan tersebut membuat kondisi bannya memburuk. Alex pun harus mengubah gaya balap dan lebih berhati-hati hingga lap-lap terakhir. Pada akhirnya, ia finis di posisi keempat.


Bezzecchi kemudian menunjukkan pengelolaan ban yang lebih baik. Pembalap Italia itu mampu menjaga kondisi ban belakang hingga dua putaran terakhir dan mengamankan posisi di depan Alex.


Alex sempat mencoba kembali menekan, termasuk mencatatkan waktu lebih cepat dari Pedro Acosta. Namun, kondisi ban yang semakin menurun serta turbulensi akibat aerodinamika motor di sekitarnya membuat Ducati yang dikendarainya sulit dikendalikan secara optimal.


Hasil di Silverstone menjadi pekerjaan rumah bagi duo Marquez. Marc kehilangan banyak poin dalam perburuan gelar, sementara Alex harus merelakan podium yang sebenarnya sudah berada dalam jangkauannya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit