TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BNN Ringkus Bandar Narkoba di Kampung Bahari, Sita Ganja, Senpi hingga Mobil Mewah

Reporter & Editor : AY
Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22 WIB
Aparat melakukan penggrebekan bandar Narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara pada Kamis (13/8/2026). Foto : Ist
Aparat melakukan penggrebekan bandar Narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara pada Kamis (13/8/2026). Foto : Ist

JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang pria berinisial MR yang diduga merupakan bandar narkoba jaringan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti, mulai dari ganja, senjata api, amunisi, senjata tajam hingga kendaraan.


Penggerebekan dilakukan BNN pada Kamis (13/8/2026) sejak pagi. MR ditangkap bersama dua orang yang diduga menjadi loyalisnya. Dalam penindakan tersebut, petugas juga menghadapi perlawanan dari jaringan narkoba.


Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan mengatakan sejumlah barang bukti diperlihatkan dalam konferensi pers di Kantor BNN Jakarta Utara.


"Barang bukti narkotika jenis ganja atau gorila, kemudian uang, senjata api, ada samurai, beberapa peluru, handphone, serta aset-aset lain, termasuk dua kendaraan," kata Roy, Kamis (13/8/2026).


Dua kendaraan yang diamankan antara lain mobil BMW dan Vespa. Roy menjelaskan BMW diamankan ketika petugas menangkap MR di sebuah salon kecantikan di kawasan Mangga Besar. Sementara kendaraan lainnya ditemukan di sekitar lokasi penggerebekan.


MR diketahui merupakan buronan dalam perkara narkotika yang terjadi pada 7 November 2025. Saat itu, dia diduga terkait kepemilikan sabu seberat 98 kilogram.


Loyalis Bandar Serang Petugas
Penangkapan MR kemudian dikembangkan dengan membawa tersangka ke kawasan Kampung Bahari untuk menunjukkan lokasi penyimpanan narkotika. Namun, kedatangan petugas mendapat perlawanan dari sejumlah loyalis MR.


Roy mengatakan para pelaku menyerang petugas menggunakan mercon dan petasan. Untuk mengendalikan situasi, aparat kemudian melakukan tindakan pengamanan dan menembakkan gas air mata.


"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," ujar Roy.


Menurut dia, ketika petugas hendak masuk ke lokasi yang ditunjukkan MR, sejumlah anggota jaringan melakukan perlawanan.


"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," tuturnya.


Dalam proses penindakan, personel BNN dan Brimob terlihat berjaga dengan perlengkapan lengkap, termasuk rompi antipeluru dan helm. Akses menuju kawasan Kampung Bahari juga sempat diperketat. Sejumlah kendaraan yang hendak melintas diminta putar balik untuk mengantisipasi situasi keamanan.


BNN selanjutnya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan MR serta menelusuri asal-usul narkotika dan berbagai aset yang telah diamankan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit