Partai Demokrat Ajak Warga Rawat Situ Gintung
Gelar Aksi Peduli Lingkungan
CIPUTAT - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian Situ Gintung melalui kegiatan bertajuk Langit Biru Indonesia Asri. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Situ Gintung, Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Jumat (14/8).
Kegiatan ini digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Selain menjadi bagian dari agenda peringatan ulang tahun partai, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangsel Julham Firdaus mengatakan, peringatan hari jadi partai tahun ini ingin diisi dengan kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
“HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya kita rayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Julham di Gedung DPRD Tangsel, Kamis (13/8).
Menurut Julham, Situ Gintung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kawasan tersebut memiliki peran penting bagi lingkungan, terutama sebagai ruang terbuka dan bagian dari kawasan resapan air.
“Melalui Langit Biru Indonesia Asri, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya kawasan Situ Gintung,” ujarnya.
Julham menilai upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat dan berbagai unsur lainnya agar kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi kebiasaan bersama.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin membangun kesadaran bahwa kebersihan sungai, saluran air, situ dan ruang terbuka harus menjadi gerakan bersama,” katanya.
Anggota Komisi IV DPRD Tangsel itu berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kawasan lingkungan di tengah perkembangan pembangunan kota.
“Dari Situ Gintung kita mulai gerakan kecil yang mudah-mudahan memberikan dampak besar bagi Tangsel,” lanjut Julham.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada pukul 06.30 WIB. Peserta terlebih dahulu melakukan registrasi sebelum mengikuti pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Partai Demokrat, serta mendengarkan laporan dari ketua panitia.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama. Kegiatan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Partai Demokrat, pemerintah wilayah, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat sekitar.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangsel Julham Firdaus, Ketua DPD Partai Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya, anggota DPR RI Zulfikar Hamonangan dan Tomy, anggota DPRD Provinsi Banten Romy Adhie Santoso, serta jajaran Fraksi Partai Demokrat DPRD Tangsel.
Unsur pemerintah Kecamatan Ciputat Timur dan Kelurahan Cirendeu juga dijadwalkan mengikuti kegiatan bersama organisasi sayap partai dan sejumlah organisasi kemasyarakatan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pemaparan mengenai sejarah dan bencana Situ Gintung. Materi tersebut akan disampaikan Tomi dari Balai Besar Ciliwung Cisadane.
Pemaparan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mitigasi bencana, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga saluran air, daerah resapan, dan kawasan situ.
Situ Gintung memiliki catatan sejarah bencana besar ketika tanggulnya jebol pada 27 Maret 2009. Peristiwa tersebut menyebabkan banjir bandang yang menimbulkan korban jiwa dan merusak sejumlah permukiman warga di sekitarnya.
Setelah sesi pemaparan, peserta akan mengikuti penanaman pohon secara simbolis. Kegiatan ini melibatkan jajaran Partai Demokrat bersama tokoh masyarakat, pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan peserta lainnya.
Aksi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih saluran air dan kawasan Situ Gintung. Melalui kegiatan tersebut, Demokrat Tangsel ingin mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Julham berharap aksi lingkungan tersebut tidak berhenti setelah acara selesai. Menurutnya, kegiatan bersama perlu menjadi pemicu tumbuhnya budaya gotong royong untuk menjaga lingkungan di tengah meningkatnya aktivitas pembangunan.
“Dengan semakin padatnya pembangunan di Tangsel, keberadaan situ, ruang terbuka hijau, pepohonan dan sistem drainase yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” pungkasnya.
Selain aksi lingkungan, kegiatan ‘Langit Biru Indonesia Asri’ juga akan diisi dengan ramah tamah dan pengundian doorprize. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
Melalui kegiatan tersebut, Demokrat Tangsel berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu. Situ Gintung diharapkan tetap menjadi kawasan yang terjaga sekaligus menjadi ruang bersama bagi masyarakat. (dra).
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 16 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu








