TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tiga Remaja Tangsel Diduga Jadi Korban TPPO di Jatim, Terjebak Iming-iming Gaji Rp9 Juta

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:49 WIB
Ketiga pekerja asal Tangsel korban TPPO di Jawa Timur. Foto : Ist
Ketiga pekerja asal Tangsel korban TPPO di Jawa Timur. Foto : Ist

JAWA TIMUR — Tiga remaja perempuan asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi seksual di Jawa Timur. Ketiganya, yakni RM (17), ST (17), dan TS (18), kini telah dipulangkan ke Tangsel untuk menjalani proses pemulihan.


Ketiga korban tiba di Tangsel pada 13 Agustus 2026 setelah dipulangkan oleh tim Sahabat Pulang Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Setibanya di daerah asal, mereka langsung mendapat pendampingan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel.


Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Tangsel, Carsono, mengatakan ketiganya diduga terjebak tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan hingga Rp9 juta per bulan.


“Ketiganya diduga menjadi korban TPPO dan eksploitasi seksual setelah tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji Rp9 juta per bulan,” ujar Carsono saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).


Namun, pekerjaan yang dijalani ternyata tidak sesuai dengan tawaran yang sebelumnya disampaikan. Ketiganya baru bekerja selama dua hari sebelum diamankan dalam sebuah penggerebekan.


“Dalam waktu dua hari bekerja, ketiganya berhasil diamankan dalam sebuah penggerebekan,” kata Carsono.


Setelah dipulangkan ke Tangsel, ketiga remaja tersebut kini mendapat pendampingan dari pekerja sosial dan psikolog Dinsos Tangsel. Pendampingan dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi fisik, mental, serta psikososial mereka.


Carsono mengatakan, perhatian utama pemerintah saat ini adalah memastikan para korban dapat melewati masa pemulihan dengan aman. Pengalaman yang dialami para remaja tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi psikologis dan kehidupan sosial mereka.


Selain pemulihan, Dinsos Tangsel juga berupaya memenuhi keinginan ketiga korban untuk kembali bersekolah. Mereka ingin melanjutkan pendidikan dan menjalani kehidupan layaknya remaja seusianya.


“Ketiganya menyampaikan keinginan kuat untuk kembali bersekolah dan menjalani kehidupan normal seperti remaja seusianya. Kami berkomitmen memfasilitasi hak pendidikan mereka dan memastikan mereka mendapatkan lingkungan yang aman dan mendukung,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit