TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

APBD Perubahan Dikebut, Finalisasi Di September

Pembahasan Sudah Rapat Ketiga

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:48 WIB
APBD PERUBAHAN. Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menargetkan finalisasi APBD Perubahan pada September mendatang.
APBD PERUBAHAN. Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menargetkan finalisasi APBD Perubahan pada September mendatang.

CIPUTAT-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bersama DPRD kebut pembahasan APBD Perubahan 2026. Ditargetkan pada September nanti pembahasan sudah masuk tahap finalisasi.

 

 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo mengatakan, saat ini pembahasan APBD Perubahan itu telah memasuki rapat ketiga antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

 

 “Target kita bulan depan sudah masuk ke dalam finalisasi ya. Bulan depan itu bukan berarti penetapannya, tidak. Karena kita kan masih terus bergulir, hari ini saja baru rapat ketiga. Karena kemarin dua hari itu sudah dengan Komisi, Banggar dengan Komisi. Saat ini Banggar dengan TAPD,” ujar Bambang saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Selasa (18/8).

 

 Bambang memastikan proses pembahasan APBD Perubahan tidak akan molor dari jadwal yang telah ditetapkan. Penetapan ditargetkan berlangsung sekitar awal hingga pertengahan September. “Insya Allah nggak ada, nggak ada keterlambatan,” tegasnya.

 

 Meski demikian, besaran perubahan anggaran masih dalam pembahasan. Bambang belum dapat menyampaikan angka final lantaran proses pembahasan masih dinamis.

 

 Dia menjelaskan, terdapat sejumlah komponen pendapatan yang menunjukkan perkembangan positif. Kondisi tersebut berasal dari pendapatan pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tangsel.

 

 “Karena memang ada beberapa komponen pendapatan, khususnya dari pusat dan juga dari PAD kita sendiri yang progresnya positif,” katanya.

 

 Dalam pembahasan APBD Perubahan, Pemkot Tangsel juga mempertimbangkan waktu pelaksanaan program. Sebab, setelah perubahan ditetapkan, waktu pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun hanya tersisa sekitar tiga bulan.

 

 Khusus pekerjaan fisik, Pemkot Tangsel akan memprioritaskan kegiatan yang realistis dikerjakan dan diselesaikan dalam waktu tersebut. Pekerjaan konstruksi yang membutuhkan waktu panjang tidak akan dipaksakan masuk dalam APBD Perubahan.

 

 “Ya otomatis saat kita memunculkan alokasi anggaran tambahan perubahan di fisik, ya kita juga akan mempertimbangkan program yang memang mungkin dan rasional dilaksanakan untuk kurun waktu tiga bulan, nggak mungkin kita bikin gedung di tiga bulan,” jelas Bambang.

 

 Sementara, kegiatan fisik yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang akan dipersiapkan melalui APBD murni. Hal itu juga berkaitan dengan program strategis daerah sehingga perencanaannya dapat dilakukan secara lebih matang.

 

 “Oh iya itu di murni, di murni, di murni. Karena kan nanti juga ada kaitannya dengan program strategis daerah itu,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit