UIN Jakarta Perkuat Tata Kelola Sekolah, Kualitas Pendidikan hingga Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas
JAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terus melakukan penguatan terhadap satuan pendidikan yang berada dalam ekosistemnya. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga menyasar tata kelola kelembagaan, pengembangan fasilitas, serta peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
Sejumlah lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari penguatan tersebut antara lain SMA-SMK Triguna, Madrasah Pembangunan, TK Ketilang, serta TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang yang merupakan pengembangan dari Madrasah Pembangunan.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., mengatakan proses penguatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang profesional dan berkelanjutan.
“Setelah satuan pendidikan tersebut kembali ke dalam ekosistem UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, peningkatan di berbagai sektor terus kami lakukan. Bukan hanya kualitas pendidikan, tetapi juga kesejahteraan guru dan karyawan serta fasilitas pendidikan,” ujar Imam, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, keberadaan satuan pendidikan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari perjalanan panjang UIN Jakarta dalam mengembangkan layanan pendidikan dari tingkat usia dini hingga jenjang menengah.
*Perkuat Tata Kelola Pendidikan*
Imam menjelaskan, penguatan kelembagaan dilakukan dengan mengacu pada aspek historis dan tata kelola organisasi yang telah berjalan sejak masa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Salah satu landasannya tercantum dalam SK Rektor Nomor 136 Tahun 2001 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Operasional Lembaga-Lembaga Struktural, Non Struktural Semi Otonomi, Non Struktural Otonom, serta lembaga yang memiliki induk organisasi di lingkungan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam aturan tersebut disebutkan keberadaan sejumlah satuan pendidikan, termasuk Madrasah Pembangunan, TK Ketilang, serta SMA dan SMK Triguna sebagai lembaga yang berada dalam lingkungan kelembagaan IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
“Ketentuan tersebut menjadi salah satu dasar dalam melihat posisi historis dan kelembagaan satuan pendidikan tersebut dalam ekosistem UIN Jakarta,” jelas Imam.
Ia menambahkan, pengelolaan dan pengembangan aset pendidikan harus dilakukan dengan tata kelola yang baik agar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Perkara PTUN Selesai, Berikan Kepastian Kelembagaan
Dari sisi hukum, proses penataan kelembagaan tersebut juga memasuki tahap penyelesaian setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang mengabulkan permohonan pencabutan gugatan dalam perkara Nomor 3/G/2026/PTUN.SRG.
Perkara tersebut sebelumnya berkaitan dengan gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor 909 tentang Struktur Organisasi Badan Usaha Sekolah.
Dengan dikabulkannya pencabutan gugatan tersebut, perkara dinyatakan selesai dan ditutup. UIN Jakarta menilai keputusan tersebut memberikan kepastian dalam melanjutkan proses penguatan tata kelola satuan pendidikan di bawah ekosistemnya.
Fokus Tingkatkan Mutu Sekolah
Imam menegaskan, tujuan utama dari penguatan tersebut bukan hanya persoalan kelembagaan, melainkan bagaimana menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi peserta didik.
Menurutnya, kualitas sekolah tidak hanya ditentukan oleh gedung dan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas tenaga pendidik, proses pembelajaran, lingkungan sekolah, serta kesejahteraan para guru dan karyawan.
“Sekolah yang baik tidak hanya dilihat dari bangunan dan fasilitasnya. Yang paling penting adalah kualitas guru, proses pembelajaran, lingkungan pendidikan, dan bagaimana kesejahteraan para tenaga pendidik juga mendapatkan perhatian,” katanya.
Ke depan, UIN Jakarta berkomitmen terus mengembangkan satuan pendidikan yang berada dalam ekosistemnya agar menjadi lembaga pendidikan unggulan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan terpadu, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah, dengan standar mutu yang terus ditingkatkan.
“Target akhirnya adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pendidikan yang semakin berkualitas, guru dan karyawan bekerja dengan semakin baik dan sejahtera, serta seluruh ekosistem pendidikan berkembang secara berkelanjutan,” tutup Imam.
Nasional | 11 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 13 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Kriminal | 2 hari yang lalu








