Maria Teresa Ajak Mahasiswa Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Perkotaan
CIPUTAT TIMUR-Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja mengajak mahasiswa untuk berani menghadirkan gagasan dan inovasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global.
Hal tersebut disampaikan Maria saat menjadi narasumber dalam hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang digelar di Auditorium Harun Nasution, Senin (31/8).
Dalam kegiatan tersebut, Maria membawakan materi bertajuk “Transformasi Digital, Inovasi, Kepemimpinan, dan Keberlanjutan untuk Indonesia Berdaya Saing”. Materi disampaikan dalam format talkshow yang dipandu dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) Farabi Ferdiansah sebagai moderator.
Maria mengatakan, perkembangan dunia saat ini membawa sejumlah perubahan besar yang harus dipahami generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai kelompok yang memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan.
Menurutnya, terdapat empat pilar utama yang menjadi bagian dari transformasi global, yakni revolusi teknologi, transformasi digital, persaingan talenta global, serta transisi hijau dan perubahan iklim.
Ia menilai, perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, pendapat, hingga aspirasi kepada masyarakat secara lebih luas.
“Gampang sekali kita bagikan informasi ke orang-orang di seluruh dunia maupun Indonesia melalui teknologi. Hanya dengan jari-jemari, kita bisa posting berita dan opini kita, apalagi isu yang sedang hangat mengenai pemerintahan,” ujar Maria.
Namun, menurut Maria, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kemampuan mahasiswa untuk menyikapi informasi secara bijak. Ruang digital, kata dia, dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi terhadap berbagai persoalan publik.
Maria kemudian menyinggung posisi UIN Jakarta yang berada di kawasan yang berkaitan erat dengan perkembangan Kota Tangsel. Menurutnya, keberadaan kampus dan mahasiswa dapat menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda.
Ia menegaskan, DPRD Kota Tangsel terbuka terhadap berbagai gagasan mahasiswa yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Karena UIN Jakarta ini melahirkan banyak pemuda-pemudi dengan inovasi baru dan semangat anak muda, sudah pasti DPRD Kota Tangerang Selatan sangat terbuka dengan berbagai masukan, usulan, maupun inovasi yang ingin dikolaborasikan bersama,” tegasnya.
Maria mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan mahasiswa diperlukan untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perkotaan.
Ia mencontohkan, persoalan persampahan, perkembangan teknologi, serta kebutuhan pembangunan di masa mendatang sebagai sejumlah isu yang membutuhkan keterlibatan generasi muda.
“Ini mencakup upaya menghadapi isu-isu zaman sekarang, contohnya isu yang sedang ramai seperti persampahan, teknologi, hingga pembangunan ke depannya. Sudah pasti bisa dikolaborasikan dengan anak-anak muda, dan kita butuh semangat anak muda untuk menerpa isu-isu tersebut,” ungkapnya.
Maria juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai instrumen untuk menciptakan inovasi dan memberikan solusi atas persoalan di lingkungan sekitar.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
Pos Banten | 21 jam yang lalu



