TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Gubernur Andra Soni Dorong Pelatihan Vokasi Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja Banten

Reporter & Editor : AY
Selasa, 01 September 2026 | 15:00 WIB
Gubernur Andra Soni bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di BBPVP Serang, Kota Serang, Selasa (1/9/2026). Foto : Humas Pemprov
Gubernur Andra Soni bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di BBPVP Serang, Kota Serang, Selasa (1/9/2026). Foto : Humas Pemprov

SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya pelatihan vokasi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri.


Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di BBPVP Serang, Kota Serang, Selasa (1/9/2026). Kegiatan turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.


Menurut Andra, pelatihan vokasi menjadi penghubung antara kebutuhan industri dengan kemampuan tenaga kerja. Karena itu, sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, serta dunia usaha dan industri perlu terus diperkuat.


Ia berharap program tersebut dapat memperluas akses masyarakat Banten terhadap pelatihan yang relevan, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang kerja dan usaha.


Sementara itu, Airlangga Hartarto mengatakan investasi menjadi salah satu penggerak utama penciptaan lapangan kerja. Namun, masih terdapat kesenjangan kompetensi antara pencari kerja dan kebutuhan industri.


Karena itu, pemerintah mendorong peningkatan pelatihan, retraining, dan reskilling agar tenaga kerja mampu mengikuti perkembangan dunia kerja.


Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menambahkan, pemerintah mendapat tambahan anggaran Rp4,2 triliun untuk program magang dan Rp1,7 triliun untuk pelatihan vokasi. Tambahan tersebut akan meningkatkan kapasitas program magang menjadi 150 ribu peserta dan pelatihan vokasi sebanyak 270 ribu peserta.


Pada Batch 4, lebih dari 30 ribu orang mendaftar dan sekitar 12 ribu peserta dinyatakan lolos. Pelatihan berlangsung selama dua minggu hingga dua bulan dan peserta yang menyelesaikannya akan memperoleh sertifikat kompetensi.


Pada 2026, Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan pelatihan vokasi menjangkau 330 ribu orang dengan bidang seperti welding, green skill, digital skill, AI, hospitality, hingga agroforestry.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit