Harry-Meghan Pulang ke Inggris, Trump: Baguslah, Saya Memang Bukan Fans Mereka
AS – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku senang mendengar Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, kembali ke Inggris setelah beberapa tahun menetap di Amerika Serikat.
Trump bahkan secara terbuka menyebut dirinya bukan penggemar pasangan yang mundur dari tugas sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris tersebut.
"Saya senang mendengarnya. Sejak awal, saya bukan penggemar mereka," ujar Trump kepada wartawan di Oval Office, Gedung Putih, seperti dikutip dari kanal YouTube resmi White House, Rabu (2/9/2026).
Trump mengatakan dirinya memiliki hubungan yang baik dengan keluarga Kerajaan Inggris, khususnya mendiang Ratu Elizabeth II dan Raja Charles III, nenek dan ayah Pangeran Harry.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Raja Charles. Saya mengenalnya sejak dia masih menjadi pangeran. Dia orang baik, orang hebat," kata Trump.
Namun, hubungan baik tersebut tidak berlaku bagi Harry dan Meghan. Trump secara terang-terangan mengaku tidak menyukai pasangan tersebut. Ia menilai keduanya telah memperlakukan keluarga Kerajaan Inggris dengan tidak baik.
"Kalau saya menjadi anggota keluarga Kerajaan Inggris, saya tidak ingin mereka kembali," ujar Trump.
Harry dan Meghan pindah ke Amerika Serikat pada 2020 setelah memutuskan mundur sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Keduanya kemudian menetap di California, termasuk di kawasan Montecito sejak Juli 2020.
Pada 26 Agustus 2026, Harry dan Meghan kembali ke Inggris bersama dua anak mereka, Archie dan Lilibet.
Sebelum menikah dengan Harry, Meghan merupakan warga negara AS yang lahir di Los Angeles, California. Ia dikenal sebagai aktris dan salah satu perannya yang paling populer adalah Rachel Zane dalam serial televisi Suits.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



