TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

DPKP Pandeglang Operasikan Puskeswan Pembantu Labuan Penuh 5 Hari Kerja

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Kamis, 03 September 2026 | 18:17 WIB
Suasana Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Hewan di Puskeswan Pembantu Labuan, Kampung Laba, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Rabu (2/9/2026).(Istimewa)
Suasana Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Hewan di Puskeswan Pembantu Labuan, Kampung Laba, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Rabu (2/9/2026).(Istimewa)

PANDEGLANG - Kabar baik bagi peternak dan pemilik hewan kesayangan di Kecamatan Labuan dan sekitarnya. Puskeswan Pembantu Labuan kini memperluas layanan dan mulai beroperasi penuh selama lima hari kerja. Perluasan operasional tersebut secara resmi diluncurkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Tanti Yulianti, dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Hewan di Puskeswan Pembantu Labuan, Kampung Laba, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Rabu (2/9/2026).

 

“Dengan layanan yang tersedia selama lima hari kerja, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih mudah untuk berkonsultasi maupun mendapatkan penanganan langsung ketika hewan ternak atau hewan kesayangannya mengalami gangguan kesehatan,” ujar Kepala DPKP Pandeglang, Tanti Yulianti, melalui siaran pers yang diterima tangselpos.id.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Pandeglang untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Perluasan layanan juga diharapkan membuat pelayanan semakin mudah diakses, terbuka, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

“Bagi peternak, kesehatan hewan merupakan bagian dari sumber penghidupan keluarga sekaligus salah satu penopang ketersediaan pangan. Oleh karena itu, penyakit pada hewan perlu ditangani sedini mungkin agar tidak berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” jelasnya.

 

Melalui keberadaan Pusat Kesehatan Hewan, masyarakat dapat memperoleh sejumlah layanan, mulai dari konsultasi kesehatan hewan, penanganan dan pengobatan sakit hewan, hingga pelayanan pelaporan lebih awal ketika menemukan indikasi penyakit hewan menular di lapangan. “Kehadiran layanan selama lima hari kerja diharapkan memperkuat fungsi Puskeswan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan hewan,” imbuhnya.

 

Menurut Tanti, peningkatan akses pelayanan juga harus diikuti dengan budaya kerja yang mengutamakan pelayanan prima dan humanis. Oleh karena itu, petugas diharapkan menerapkan budaya 5S , yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, dalam melayani masyarakat.

 

Tanti juga meminta dokter hewan tidak hanya menunggu masyarakat datang membawa hewan yang sakit ke Puskeswan, tetapi proaktif memberikan pelayanan di luar gedung. “Kami mendorong pelayanan kesehatan hewan tidak hanya di dalam gedung tetapi juga di luar gedung dan Puskeswan keliling agar jangkauan pelayanan kesehatan hewan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Dengan beroperasinya Puskeswan Pembantu Labuan selama lima hari kerja, masyarakat kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan hewan. Hal ini diharapkan dapat mendukung kesehatan ternak sekaligus menjaga kesinambungan peternakan masyarakat.

 

Kegiatan peluncuran pelayanan kesehatan hewan lima hari kerja sekaligus sosialisasi tersebut melibatkan Camat Labuan, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kepala Rumah Potong Hewan, aparatur desa, dokter hewan, paramedis dokter hewan, peternak hewan besar dan kecil, peternak unggas, pemilik hewan kesayangan, serta tokoh masyarakat setempat.

 

Camat Labuan, Yadi Pribadi mengapresiasi, langkah UPT Puskeswan Pandeglang menempatkan dokter hewan di wilayah Kecamatan Labuan. Dia berharap keberadaan Puskeswan Pembantu Labuan dapat semakin meningkatkan produksi dan produktivitas sektor peternakan masyarakat serta mampu mencegah penyebaran penyakit hewan di wilayah kerjanya.

 

Sementara itu, Kepala UPT Puskeswan Pandeglang, Ade Setiawan, menjelaskan, Puskeswan Pembantu Labuan telah ada sejak 2022. Namun, selama ini pelayanan hanya berlangsung dua hari kerja, yakni Senin dan Kamis, dengan personel dokter hewan dan dua paramedik veteriner. “Mulai hari ini kami menambahkan seorang dokter lagi, sehingga menjadi dua dokter hewan dan dua mantri hewan,” tandasnya.

 

Dengan meluasnya pelayanan hari kerja dan penambahan personel tersebut, Puskeswan Pembantu Labuan diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan yang mudah dijangkau masyarakat, baik di dalam maupun di luar gedung. Turut hadir Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Provinsi Banten, drh. Ari Mardiana, dan Kepala UPTD Balai PPV Banten, drh. Novia Herwandi.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit