TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Cimanuk Kebakaran

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Jumat, 04 September 2026 | 09:30 WIB
PADAMKAN API. Para personel Damkar sedang berupaya memadamkan kobaran api dalam rumah milik Lukman warga Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9). (DOK. BPBDPK PANDEGLANG)
PADAMKAN API. Para personel Damkar sedang berupaya memadamkan kobaran api dalam rumah milik Lukman warga Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9). (DOK. BPBDPK PANDEGLANG)

PANDEGLANG - Rumah milik Lukman warga Kampung Cayang Maneuh RT 03 RW 01, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, dilalap si jago merah, Kamis (3/9), sekitar pukul 01.15 WIB.

 

Dalam musibah kebakaran yang diduga diakibatkan korsleting listrik, tak memakan korban jiwa maupun luka-luka karena pemilik bersama keluarganya berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.

 

Hanya saja, dalam peristiwa itu tengah mengakibatkan kerugian materi mencapai Rp 120 juta, sebab sebagian bangunan rumah tak bisa terselamatkan pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) atau hangus terbakar.

 

Pada saat kejadian, kobaran api dapat dipadamkan oleh tim Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang, yang dibantu masyarakat setempat. 

 

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada BPBDPK Pandeglang, Yosep Marsini, mengatakan, Tim 2 piket Pos Pandeglang menerima laporan via call center Damkar bahwa telah terjadi kebakaran rumah warga pukul 01.15 WIB.

 

“Yang diakibatkan oleh arus pendek listrik dari salah satu kamar. Jadi sumber api awal mula terlihat dari kamar sang anak, dan merambat ke area bagian ruang tamu kediaman bapak Lukman,” ungkap Yosep, Kamis, (3/9).

 

Selanjutnya jelas dia, Tim 2 bergerak menuju tempat kejadian kebakaran. Setibanya lokasi, tim pemadam menghadapi kendala karena sangat padat penduduk, dan akses mobilitas unit damkar sangat kecil untuk dilalui.

 

“Namun tim terus bergerak dan bergegas melakukan upaya memadamkan, dan mendinginkan lokasi kejadian kebakaran,” katanya.

 

Dalam upaya pemadaman, Damkar menerjunkan 6 orang personel. Dengan waktu penanganan kurang lebih 45 menit.

 

“Syukur Alhamdulillah kobaran api padam dan tidak menjalar ke rumah tetangga. Tak ada korban jiwa dan luka-luka, semuanya selamat. Adapun kerugian hasil dari taksiran kurang lebih Rp120 juta,” katanya.

 

Sementara, pemilik rumah, Lukman mengatakan, dirinya tak tahu yang menyebabkan rumahnya terbakar. Yang dia ketahui, pada saat itu api tiba-tiba saja membesar di dalam kamar anaknya hingga merambat ke ruangan lainnya.

 

“Pokoknya saya kaget melihat api dari dalam kamar anak saya, dan dari situ kami lari ke luar rumah menyelamatkan diri serta meminta tolong. Tak lama kemudian api terus merambat ke bagian lain,” katanya.

 

Saat mendengar minta tolong ungkapnya, warga langsung berhamburan untuk memadamkan api. “Warga turun tangan, dan ada petugas juga datang memadamkan api,” ujarnya.

 

Dia meminta agar ada perhatian dari pemerintah untuk membantu memperbaiki kediamannya yang rusak berat akibat terbakar tersebut. “Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki kediaman kami,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit