TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Erupsi Anak Krakatau di Tengah Laut, 13 Pemancing Bergegas Tinggalkan Lokasi

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 05 September 2026 | 08:31 WIB
Anak Krakatau meletus. Foto : Ist
Anak Krakatau meletus. Foto : Ist

LAMPUNG – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026) malam membuat sekelompok pemancing yang berada di sekitar kawasan gunung tersebut sempat dilanda kepanikan.


Sebanyak 13 orang dari komunitas kantor tengah memancing ketika mereka melihat aktivitas vulkanik mulai meningkat. Mereka kemudian memutuskan meninggalkan lokasi setelah menyaksikan kepulan asap dan gumpalan lava dari Anak Krakatau.


Pemilik akun TikTok GRGarage yang berada dalam rombongan tersebut menceritakan, aktivitas erupsi mulai terlihat sekitar pukul 23.00 WIB. Sekitar pukul 23.15 WIB, asap dan gumpalan lava mulai tampak dari arah gunung.


Menurutnya, kondisi semakin intens sekitar pukul 23.30 WIB. Melihat situasi tersebut, kapten kapal langsung mengambil alih kendali dan mengarahkan kapal menjauh dari kawasan Anak Krakatau.


“Semalam kami lagi mancing, dekat kawasan jam 23.00. Pas awal kejadian gunung sudah mengeluarkan asap dan gumpalan lava di jam 23.15 dan puncaknya di jam 23.30,” kata GRGarage saat dihubungi awak media, Sabtu (5/9/2026).


Rombongan kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.45 WIB. Keputusan itu diambil setelah kondisi di sekitar kawasan gunung dinilai semakin tidak memungkinkan untuk tetap berada di sana.


“Pas sudah puncaknya, captain kapal langsung ambil alih kemudi dan kita langsung meninggalkan lokasi di jam 23.45-an,” ujarnya.


Perjalanan Empat hingga Lima Jam
GRGarage mengatakan, angin di sekitar lokasi saat itu bertiup cukup kencang. Kondisi tersebut turut membuat rombongan khawatir sehingga mereka memilih segera menjauh dari kawasan Anak Krakatau.


Perjalanan menuju daratan memakan waktu sekitar empat hingga lima jam. Di tengah perjalanan, GRGarage bahkan masih melakukan siaran langsung hingga sekitar pukul 01.45 WIB.
Rombongan yang terdiri dari 13 pemancing tersebut juga didampingi lima anak buah kapal (ABK) yang berpengalaman.


Kehadiran para ABK berpengalaman membuat situasi yang sempat menegangkan dapat dikendalikan. Meski panik melihat erupsi dari jarak dekat, rombongan tetap mengikuti arahan awak kapal.


“Kita 13 orang yang mancing dari komunitas kantor. ABK ada lima orang. Sedikit panik, cuma dengan adanya ABK yang berpengalaman jadi rasa panik pun enggak begitu besar,” kata GRGarage.
Rombongan pun akhirnya terus melanjutkan perjalanan hingga mencapai daratan dengan selamat.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit