Tinjau Tiga Huntap di Sumut, Gibran Tekankan Pemulihan Ekonomi Warga
SUMUT – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan, pemulihan warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara tidak berhenti setelah hunian tetap (huntap) dibangun. Pemerintah juga harus memastikan fasilitas dasar tersedia dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan.
Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (4/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau tiga lokasi huntap yang disiapkan bagi warga terdampak bencana, yakni Huntap Aek Parombunan di Kota Sibolga, Huntap Hapesong Baru di Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Huntap Asrama Haji Pinangsori di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan hunian yang ditempati warga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus didukung fasilitas yang memadai agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Gibran menekankan, pembangunan rumah hanyalah salah satu bagian dari proses pemulihan pascabencana. Pemerintah juga perlu memastikan warga mendapatkan lingkungan tempat tinggal yang aman, fasilitas dasar yang berfungsi, serta kepastian untuk membangun kembali kehidupan mereka.
“Rumah bukan hanya soal bangunan. Kita harus memastikan warga tinggal dengan aman, fasilitas dasarnya berfungsi, memiliki kepastian tempat tinggal, dan bisa kembali menjalankan kehidupan dengan baik,” ujar Gibran.
Selain meninjau huntap, Wapres menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Ia juga mendengarkan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang masih dihadapi masyarakat selama masa transisi pascabencana.
Menurut Gibran, pemerintah pusat dan daerah harus terus mengidentifikasi kebutuhan warga agar persoalan yang muncul setelah relokasi dapat segera ditangani.
Pemulihan, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Kehadiran huntap harus menjadi titik awal bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas, bekerja, bersekolah, dan menggerakkan roda perekonomian.
“Setelah rumah dan infrastruktur dibangun, tugas kita berikutnya adalah memastikan masyarakat kembali produktif. Anak-anak bisa sekolah, orang tua bisa bekerja, dan kegiatan ekonomi masyarakat kembali bergerak,” tegasnya.
Karena itu, pemerintah perlu memastikan akses pendidikan, pekerjaan, layanan dasar, serta berbagai kegiatan ekonomi tersedia di lingkungan hunian baru.
Gibran juga meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai persoalan yang masih dihadapi warga terdampak bencana.
“Pemerintah Pusat dan Daerah akan berkolaborasi untuk mencari solusi,” katanya.
Kunjungan ke tiga lokasi huntap tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah tidak hanya ingin warga memiliki rumah baru, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara aman, mandiri, dan produktif.
Dengan dukungan hunian layak, fasilitas dasar, serta pemulihan aktivitas ekonomi, masyarakat terdampak diharapkan dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan setelah bencana.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu



