JJ Redick Buktikan Diri, Lakers Kian Kompetitif
LOS ANGELES – JJ Redick mengaku masih sulit percaya dirinya kini menjadi pelatih kepala Los Angeles Lakers, salah satu tim paling ikonik di NBA.
Berbicara di hadapan lebih dari 500 anak di Virginia, Redick menyebut perjalanan kariernya telah melampaui semua bayangannya. Dari pemain muda di Cave Spring High School, ia berkembang hingga menjadi pemain Duke University di bawah Mike Krzyzewski.
Redick kemudian dipilih Orlando Magic pada urutan ke-11 NBA Draft 2006. Selama 15 musim, ia membela sejumlah klub NBA sebelum pensiun pada 2021 dan beralih ke dunia penyiaran.
Tiga tahun kemudian, Lakers menunjuk Redick sebagai pelatih kepala. Meski sempat diragukan karena minim pengalaman melatih, ia langsung memberikan dampak positif.
Pada musim pertamanya, Redick membawa Lakers meraih 50 kemenangan. Musim berikutnya, Lakers mencatat 53 kemenangan dan 29 kekalahan serta menjadi juara divisi.
Redick juga mencatat sejarah sebagai pelatih Lakers pertama sejak Phil Jackson yang mampu meraih sedikitnya 50 kemenangan dalam dua musim pertamanya.
Kini, Redick menghadapi tantangan baru setelah era LeBron James berakhir. Ia dituntut membangun Lakers yang mengandalkan Luka Doncic dan Austin Reaves.
Kepada generasi muda, Redick berpesan agar tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari perjalanan untuk mencapai impian.
Perkuat lead dengan pencapaian Redick
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Pos Banten | 20 jam yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



