TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

6 Bandara Termasuk Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, 3 Masih Ditutup

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 08 September 2026 | 08:55 WIB
Bandara Raden Intan Lampung yang masih belum beroperasional. Foto : Ist
Bandara Raden Intan Lampung yang masih belum beroperasional. Foto : Ist

JAKARTA – Sebanyak enam bandar udara yang sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali beroperasi. Tiga bandara lainnya masih berstatus CLOSED hingga estimasi pukul 10.00 WIB, Selasa (8/9/2026).


Kepastian tersebut berdasarkan pembaruan informasi aeronautika yang diterbitkan AirNav Indonesia melalui Notice to Airmen (NOTAM) terbaru.


EVP Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, mengatakan pembukaan kembali sejumlah bandara dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik serta hasil evaluasi keselamatan penerbangan.


Bandara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) kembali berstatus OPEN RESUMED AND RESUMED OPERATIONS berdasarkan NOTAM A3395/26 NOTAMR A3387/26 mulai pukul 00.30 WIB.


Meski kembali melayani penerbangan, AirNav mengingatkan bahwa awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih persisten di dalam Flight Information Region (FIR). Karena itu, pilot diminta tetap meningkatkan kewaspadaan selama proses kedatangan dan keberangkatan.


Selain Soekarno-Hatta, lima bandara lainnya yang telah kembali beroperasi yakni:
Bandara Halim Perdanakusuma (WIHH) kembali berstatus OPEN mulai pukul 00.40 WIB berdasarkan NOTAM A3396/26 NOTAMR A3386/26.
Bandara Husein Sastranegara (WICC), Bandung, kembali berstatus OPEN mulai pukul 00.42 WIB berdasarkan NOTAM C1123/26 NOTAMR C1116/26.


Bandara Budiarto (WIRR), Tangerang, kembali berstatus OPEN mulai pukul 01.25 WIB berdasarkan NOTAM C1126/26 NOTAMR C1115/26.
Bandara Pondok Cabe (WIHP), Tangerang Selatan, kembali berstatus OPEN mulai pukul 01.28 WIB berdasarkan NOTAM C1127/26 NOTAMR C1118/26.


Bandara Pagar Alam/Atung Bungsu (WIPY), Pagar Alam, telah lebih dahulu kembali berstatus OPEN sejak pukul 08.12 WIB, Senin (7/9/2026), berdasarkan NOTAM C1107/26 NOTAMC C1105/26.


Sementara itu, tiga bandara masih ditutup sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik. Ketiganya yakni Bandara Radin Inten II (WILL) di Lampung, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP), serta Bandara Salakanagara Tanjung Lesung (WIHI) di Pandeglang.


Ketiga bandara tersebut masih berstatus CLOSED hingga estimasi pukul 10.00 WIB, Selasa (8/9/2026).


AirNav menjelaskan, penerbitan NOTAM dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan kondisi sebaran abu vulkanik yang dapat memengaruhi keselamatan dan operasional penerbangan.


Evaluasi juga dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi di lapangan, termasuk hasil paper test volcanic ash yang dilaksanakan secara berkala pada 7 September 2026 di sejumlah bandara terdampak.


Hermana menegaskan, AirNav terus memantau aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan pergerakan sebaran abunya. Koordinasi dengan regulator serta seluruh pemangku kepentingan penerbangan juga terus dilakukan.


“Pembaruan informasi aeronautika akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan,” ujar Hermana dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).


AirNav memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan dengan memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan sebaran abu Gunung Anak Krakatau secara berkelanjutan.
 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit