Dema UIN Jakarta Soroti UKT dan Fasilitas Kampus
CIPUTAT – Dewan Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta membuka ruang konsolidasi bertajuk “Bersihin UIN Jakarta” sebagai wadah menyatukan aspirasi mahasiswa terkait tata kelola kampus.
Ketua Dema UIN Jakarta, Achmad Hafiz, mengatakan forum tersebut digelar merespons sejumlah isu yang belakangan mencuat di lingkungan kampus. Salah satu sorotan utama ialah tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dinilai belum sebanding dengan kondisi fasilitas.
“UKT melambung tinggi, tapi fasilitas tidak memadai,” ujar Hafiz, Selasa (8/9) malam.
Menurutnya, Dema juga meminta klarifikasi pihak rektorat terkait sejumlah polemik yang terjadi agar mahasiswa mendapat informasi yang jelas dan transparan.
Hafiz menambahkan, pihaknya telah melakukan audiensi bersama senat mahasiswa. Sejumlah aspirasi mulai mendapat respons, termasuk perbaikan fasilitas di fakultas dan penjelasan terkait mekanisme pengajuan UKT.
“Harapannya rektorat bisa menjawab dan melakukan aksi nyata demi kesejahteraan mahasiswa,” katanya.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu






