Vance Mulai Tebar Sinyal Menuju Pilpres AS 2028?
AS — Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mulai mendapat sorotan sebagai kandidat potensial penerus Donald Trump pada Pilpres 2028.
Dalam Konvensi Nasional Partai Republik di Dallas, Texas, Kamis (10/9/2026), Vance menyampaikan pidato sekitar 40 menit yang menegaskan agenda nasionalis pemerintahan Trump.
Sinyal pencalonan Vance semakin terasa ketika peserta konvensi meneriakkan “48, 48”, yang mengisyaratkan dukungan agar dirinya menjadi Presiden AS ke-48.
Vance tidak secara langsung menyatakan ambisi tersebut. “Nanti saja. Sekarang kita fokus kuasai Pemilu sela November nanti,” ujarnya, disambut tepuk tangan.
Nama Vance memang kerap disebut sebagai kandidat kuat Partai Republik untuk menggantikan Trump, bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Trump sendiri belum menentukan siapa yang akan didukungnya.
Dalam pidatonya, Vance juga menyerang Partai Demokrat dan pemerintahan Joe Biden. Ia menyoroti isu keamanan, imigrasi serta kondisi ekonomi yang dinilainya merugikan masyarakat AS.
Pidato tersebut berlangsung lebih terukur dibanding gaya Trump yang kerap berbicara tanpa terpaku naskah. Namun, sejumlah pengamat Partai Republik menilai Vance kini menjadi salah satu komunikator paling kuat di partai tersebut.
Persaingan menuju 2028 diperkirakan semakin terbuka karena Trump secara konstitusional tidak dapat mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 18 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 15 jam yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu






