TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan dari Kapal Arupadhatu 1

Reporter & Editor : AY
Minggu, 13 September 2026 | 18:46 WIB
Life jacket  yang ditemukan Tim SAR Gabungan. Foto : Ist
Life jacket yang ditemukan Tim SAR Gabungan. Foto : Ist

SERANG – Polda Banten memastikan sejumlah barang yang ditemukan mengapung di perairan Selat Sunda tidak berkaitan dengan kapal cepat KM Arupadhatu 1 yang membawa rombongan wartawan dan hingga kini masih dalam pencarian.


Barang-barang tersebut sebelumnya ditemukan tim SAR gabungan dari KN SAR Tetuka di perairan sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9/2026). Temuan itu kemudian dibawa ke posko untuk menjalani pemeriksaan dan identifikasi.


Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, Ditpolairud Polda Banten telah melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang tersebut dengan mencocokkannya dengan perlengkapan yang tersedia di KM Arupadhatu 1.


“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal,” ujar Maruli, Minggu (13/9/2026).


Menurutnya, pelampung yang tersedia di KM Arupadhatu 1 berwarna merah, kuning, dan ungu. Selain itu, seluruh life jacket di kapal tersebut tidak memiliki tulisan MILLES.II.


Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sebuah jeriken plastik berwarna biru. Dari hasil identifikasi, isi jeriken mengeluarkan aroma minyak sayur dan bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.


“Secara fisik juga terdapat perbedaan antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal,” jelasnya.


Jeriken milik KM Arupadhatu 1 diketahui berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, dengan tutup putih serta tidak memiliki tulisan atau penanda.


Sementara jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk lebih panjang, memiliki tutup hitam, dan terdapat tulisan pada bagian badan jeriken.


Selain dua pelampung dan jeriken, tim SAR juga menemukan sebuah helm plastik berwarna merah. Barang tersebut turut dipastikan tidak berasal dari KM Arupadhatu 1.


“KM Arupadhatu 1 tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal,” kata Maruli.


Polda Banten menegaskan, setiap perkembangan terbaru terkait pencarian rombongan wartawan maupun hasil pemeriksaan barang temuan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit