Anggota Dewan Lebak Tabur Bunga Di Laut Carita
Mendoakan 5 Jurnalis & 3 Kru Kapal Ditemukan
PANDEGLANG - Anggota DPRD Lebak, Regen Abdul Aris, telah mendoakan dan tabur bunga di tengah perairan laut Carita. Hal itu dilakukan khusus 5 orang jurnalis dan 3 orang kru kapal yang hilangkan kontak di perairan laut Selat Sunda, Selasa (15/9).
Sebelumnya, politisi PPP Lebak ini mengunjungi Posko SAR Gabungan di Marina Carita, Kabupaten Pandeglang. Kedatangan Regen ke posko tersebut, turut membawa sejumlah bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan dapur umum yang disediakan bagi Tim SAR Gabungan.
Usai menyerahkan bantuan, Regen kemudian menemui orang tua M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara asal Kabupaten Lebak yang hingga kini masih dalam pencarian.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana penuh haru. Regen memberikan dukungan moral kepada keluarga M. Bagus yang masih menunggu kabar keberadaan putranya.
Setelah berbincang dengan keluarga, Regen kemudian menaiki speedboat menuju tengah laut. Ia membawa satu jerigen air serta sejumlah bunga berwarna-warni yang nantinya ditebarkan di tengah laut.
Sesampainya di tengah laut, Regen menebarkan bunga dan air tersebut sembari melantunkan doa.
Regen mengatakan, kedatangannya ke Posko SAR Gabungan merupakan inisiatif pribadi karena salah satu korban, M. Bagus Khoirunnas, merupakan warga Kabupaten Lebak.
“Iya, ini inisiatif sendiri. Kebetulan dari lima korban itu adalah warga Lebak, makanya saya prihatin, sekaligus ingin memberikan dorongan semangat kepada pihak keluarganya,” kata Regen.
Saat ditanya mengenai motivasinya menaburkan air dan bunga di tengah laut, Regen menyebut hal tersebut merupakan bentuk ikhtiar sekaligus doa agar lima jurnalis dan tiga kru speedboat segera ditemukan.
“Ini ikhtiar ya, karena segala hal apa pun kita tetap mintanya sama Allah SWT. Manusia hanya sifatnya ikhtiar,” jelasnya.
Regen berharap delapan korban yang hingga kini belum ditemukan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing. “Semoga Allah memudahkan urusan kita semua. Dan mari kita doakan sama-sama agar para korban secepatnya ditemukan,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengungkapkan, status Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berada di level III (siaga). “Walau masih siaga, untuk hari ini (Selasa) tidak terjadi erupsi,” katanya.
Dia menjelaskan, hasil operasi Tim SAR Gabungan di hari kedelapan belum membuahkan hasil atau masih nihil. “Pada hari kedelapan ini, pencarian kembali kami perluas melalui beberapa sektor laut dengan melibatkan unsur SAR gabungan, baik dari Basarnas, TNI, Polri, maupun potensi SAR lainnya. Hasil laporan pencarian selama tujuh jam, masih nihil,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Hari ketujuh operasi SAR terhadap 5 orang jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak menggunakan speedboat, terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Selain itu, warga Kecamatan Carita ikut serta melakukan pencarian lewat ikhtiar doa dan larung (menghanyutkan) seekor kerbau, di tengah laut Selat Sunda, Senin (14/9).
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu






