TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Bidik Giant Sea Wall Pantura Mulai Dibangun 2027

Reporter & Editor : AY
Kamis, 17 September 2026 | 10:41 WIB
Presiden Prabowo saat menggelar pertemuan dengan wartawan senior. Foto : Ist
Presiden Prabowo saat menggelar pertemuan dengan wartawan senior. Foto : Ist

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan giant sea wall atau tanggul laut di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa menjadi salah satu proyek strategis nasional. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kawasan industri dan aktivitas ekonomi di pesisir utara Jawa.


Prabowo mengatakan, Pantura Jawa memiliki konsentrasi industri dan kegiatan ekonomi yang sangat tinggi. Karena itu, pembangunan infrastruktur perlindungan pesisir dinilai penting untuk menghadapi berbagai risiko di kawasan tersebut.


“Sangat vital karena di Pantai Utara Jawa itu banyak sekali industri kita di situ. Jadi, tanggul pantai, tanggul laut, breakwater,” ujar Prabowo dalam program “Presiden Prabowo Menjawab”, Rabu (16/9/2026).


Menurut Prabowo, proyek giant sea wall akan membentang dari Tangerang hingga Jawa Timur. Infrastruktur ini diproyeksikan memberikan perlindungan bagi sekitar 50 juta penduduk yang tinggal di kawasan Pantura.


Selain melindungi masyarakat, proyek tersebut ditujukan untuk mengamankan aktivitas ekonomi yang berkontribusi sekitar 38 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
“Pembangunan giant sea wall akan melindungi 50 juta rakyat kita dan juga mengamankan 38 persen PDB Indonesia,” katanya.


Prabowo menjelaskan, kawasan Pantura Jawa saat ini memiliki sekitar 70 kawasan industri dan lima kawasan ekonomi. Wilayah tersebut juga menjadi salah satu jalur penting dalam sistem logistik nasional.


Secara keseluruhan, giant sea wall direncanakan memiliki panjang sekitar 575 kilometer dan akan dibangun secara bertahap dalam 15 segmen.


Pemerintah menargetkan pembangunan fisik proyek tersebut mulai berjalan pada awal 2027. Prabowo menyebut, sejumlah pihak juga telah menunjukkan minat untuk terlibat dalam pembiayaan proyek.
“Sudah ada yang berminat dan sudah ada yang mau finance (mendanai) juga. Jadi, ini salah satu proyek strategis yang harus kita jalankan,” ungkapnya.


Meski demikian, Prabowo menekankan pembangunan giant sea wall merupakan proyek jangka panjang. Pengerjaannya tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat karena kondisi dan kebutuhan setiap wilayah berbeda.


“Program ini tidak cepat. Jakarta saja mungkin delapan tahun, kita perkirakan. Semarang mungkin lebih cepat,” jelasnya.


Prabowo memperkirakan keseluruhan proyek dapat membutuhkan waktu hingga sekitar 20 tahun. Namun, jika pembangunan berjalan lebih cepat dari perkiraan, proyek tersebut diharapkan dapat diselesaikan dalam rentang 10 hingga 15 tahun.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit