Suahasil Tegaskan APBN Harus Maksimal untuk Rakyat
JAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan pengelolaan keuangan negara terus berjalan berkesinambungan setelah dirinya resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Suahasil menyebut, Presiden Prabowo Subianto memberinya mandat untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen pendorong pertumbuhan ekonomi.
Suahasil dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Sebelum menjadi Menkeu, Suahasil telah menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019.
“Pak Presiden memberikan tugas kepada saya untuk menjaga stabilitas ekonomi,” kata Suahasil dalam konferensi pers di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Jakarta.
Menurutnya, APBN harus mampu memperkuat berbagai sektor penggerak ekonomi, mulai dari konsumsi rumah tangga, investasi, belanja pemerintah hingga ekspor.
“Kami akan terus menjadikan APBN bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” tegasnya.
Suahasil juga memastikan pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan tidak akan mengganggu kesinambungan kebijakan. Ia menekankan, dirinya akan melanjutkan program dan tugas yang sudah berjalan, bukan melakukan perubahan secara mendasar.
“Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, bukan mengubah-ubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi,” jelasnya.
Terkait respons pasar keuangan atas pergantian Menkeu, Suahasil menyerahkannya kepada mekanisme pasar. Ia menilai pengalamannya selama bertahun-tahun di Kemenkeu dapat memberikan kepastian bagi pelaku ekonomi.
“Kami akan terus bekerja, kami akan terus melanjutkan, menjaga keuangan negara dengan cara yang akan lebih baik,” ujarnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyambut positif penunjukan Suahasil.
Menurutnya, pengalaman panjang Suahasil di Kemenkeu menjadi modal dalam menjalankan kebijakan fiskal.
“Saya meyakini ini akan membawa angin yang positif untuk perekonomian kita ke depannya, terutama di bidang fiskal,” kata Rosan.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda mengingatkan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian Suahasil, terutama menjelang pembahasan APBN 2027.
Huda menilai rasionalitas alokasi anggaran perlu dijaga. Pemerintah juga perlu mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) untuk menjaga kepercayaan investor.
Selain itu, kepastian aturan restitusi pajak serta pengisian sejumlah jabatan eselon I yang masih kosong dinilai perlu segera dituntaskan.
“Posisi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan memiliki peran penting dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal,” ujar Huda.
Huda juga mendorong pemerintah menyusun skema perpajakan yang lebih progresif guna menjaga prinsip keadilan dalam distribusi pendapatan masyarakat.
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu





