TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bakar Sampah Kembali Berujung Petaka, Gudang Telur di Paku Jaya Terbakar

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 21 September 2026 | 17:05 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

SERPONG UTARA — Aktivitas membakar sampah kembali berujung petaka. Kali ini, api menghanguskan sebagian gudang telur di Jalan Bayangkara 1, RT 05/RW 02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Senin (21/9) dini hari.

 

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Omay Komarudin, mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.11 WIB.

 

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam, yakni Unit 03, Unit 08 dan Unit 022, diterjunkan dengan kekuatan 12 personel.

 

"Petugas tiba sekitar pukul 03.25 WIB. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB," kata Omay.

 

Dari hasil penanganan di lokasi, sekitar 30 persen bagian gudang telur terdampak kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.

 

Omay menjelaskan, berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu dari aktivitas membakar sampah. Api yang semula berasal dari pembakaran sampah kemudian merambat hingga mengenai bangunan gudang.

 

Foto : Ist

 

"Kebakaran diduga akibat bakaran sampah. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama, karena api dari pembakaran sampah bisa dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya," ujarnya.

 

Menurut Omay, kejadian tersebut kembali menunjukkan bahwa kebiasaan membakar sampah sembarangan memiliki risiko besar. Terlebih jika pembakaran dilakukan dekat bangunan, lahan kering, atau material yang mudah terbakar.

 

Karena itu, dia meminta masyarakat tidak menganggap remeh api dari pembakaran sampah. Setelah pembakaran dilakukan, api juga tidak boleh ditinggalkan sebelum benar-benar padam.

 

Omay juga mengingatkan jajaran kewilayahan untuk terus memperkuat edukasi kepada masyarakat. Camat, lurah, hingga RT dan RW diminta rutin mengingatkan warga mengenai bahaya membakar sampah.

 

"Kami mengimbau kepada camat, lurah, RT dan RW jangan bosan-bosan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan," tegasnya.

 

Dia menambahkan, upaya pencegahan perlu dilakukan bersama dari lingkungan terkecil. Sebab, kelalaian saat membakar sampah bisa berujung pada kebakaran dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

 

"Jangan sampai karena kelalaian membakar sampah, akibatnya menjadi fatal. Kami berharap masyarakat lebih peduli dan berhati-hati," pungkas Omay.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit