TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci Pengembangan Ekraf Banten

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 07 November 2026 | 07:09 WIB
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah Dimyati (tengah) dan dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya pada pembukaan Ide.Ind 2026 di Main Atrium AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang. Foto : Ist
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah Dimyati (tengah) dan dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya pada pembukaan Ide.Ind 2026 di Main Atrium AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang. Foto : Ist

TANGERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di Banten. Sinergi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dinilai menjadi kunci mengembangkan potensi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional hingga global.


Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pembukaan Ide.Ind 2026 di Main Atrium AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026).


Menurutnya, Banten memiliki kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, mulai dari batik Banten, tenun Baduy, gerabah Bumijaya, sate bandeng, rabeg hingga seni pertunjukan tradisional.

 

Melalui Ide.Ind 2026 yang berlangsung pada 6–8 November, ia berharap semakin banyak pelaku kreatif mengolah kearifan lokal menjadi produk modern dan berdaya saing tanpa kehilangan identitas daerah.


Pemprov Banten, lanjut Dimyati, terus mendorong pengembangan ekraf melalui Banten Creative Fest Ramadan 2026, program Jawara UMKM, serta penguatan koperasi sebagai jalur pemasaran produk lokal.


Ia juga mengingatkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HAKI) atas karya dan jenama mereka agar memiliki perlindungan sekaligus nilai ekonomi.
"Kalau sumber daya alam (SDA) itu akan semakin berkurang, tapi kalau ekraf itu akan terus tumbuh seiring perkembangan zaman," tegasnya.

 

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan Ide.Ind 2026 menjadi wadah untuk mendorong pelaku kreatif daerah memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.


Ia mengapresiasi dukungan Pemprov Banten dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
"Kami terus mendorong agar local hero bisa go national, dan national champion bisa go global," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit