DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit
JAKARTA — Komisi III DPR menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan tersebut diambil dalam rapat pleno setelah Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman kemudian meminta persetujuan seluruh anggota dewan atas pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.
"Apakah secara aklamasi dapat disetujui?" tanya Habiburokhman.
"Setuju," jawab peserta rapat.
Suyudi merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia lahir di Jakarta, 14 Juli 1973, dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta penyidikan.
Kariernya banyak ditempa di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Suyudi pernah menjabat Kanit II Resmob, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Kapolsek Metro Penjaringan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Pengalamannya kemudian berlanjut di Bareskrim Polri. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Kanit Resmob Bareskrim Polri, Wadirtipideksus Bareskrim Polri, dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.
Di tingkat kewilayahan, Suyudi pernah dipercaya memimpin Polres Majalengka, Polres Bogor, Polresta Bogor Kota, serta Polres Metro Jakarta Pusat.
Ia kemudian menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebelum dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023.
Pada Juni 2024, Suyudi ditugaskan sebagai Kapolda Banten. Setahun kemudian, tepatnya 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom.
Setelah menjabat Kepala BNN, pangkat Suyudi naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) pada September 2025.
Selama memimpin BNN, Suyudi terlibat dalam pemberantasan peredaran narkotika, termasuk penanganan jaringan narkotika lintas negara. Salah satu kasus besar yang diungkap BNN adalah penyelundupan sekitar 2 ton sabu yang dikaitkan dengan jaringan Golden Triangle.
Pada Januari 2026, Suyudi juga menerima gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara.
BNN menyebut gelar tersebut diberikan atas kontribusi dan pengabdian Suyudi dalam pengembangan serta penegakan hukum, khususnya dalam kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dengan persetujuan Komisi III DPR, proses pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri kini memasuki tahap berikutnya sesuai mekanisme ketatanegaraan.
Internasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Politik | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu




