Siswa SMPN 8 Tangsel Diedukasi Keselamatan Berlalulintas
SETU-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyambangi SMPN 8 Kota Tangsel melalui program Police Goes to School, Kamis (8/10).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya kepolisian memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalulintas.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Tangsel, Iptu Nigia Gustri P memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Panit Kamsel Ipda Fourla Stefan Kr Isa.
Di hadapan para pelajar, personel Satlantas menyampaikan sejumlah materi mengenai keselamatan berkendara serta pentingnya mematuhi ketentuan lalu lintas.
Edukasi tersebut diberikan untuk membangun kesadaran para pelajar agar memahami bahwa keselamatan menjadi hal utama ketika berada di jalan raya.
"Kami mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dan selalu mematuhi aturan yang berlaku," ujar Nigia.
Menurutnya, pemahaman mengenai tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Dengan demikian, para pelajar diharapkan dapat membangun kebiasaan positif ketika beraktivitas di jalan.
Selain persoalan lalu lintas, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap sejumlah persoalan yang dapat mengganggu keamanan di lingkungan pendidikan.
.Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diberikan imbauan untuk menjauhi tawuran dan berbagai bentuk bullying di lingkungan sekolah.
Personel kepolisian mengajak siswa menjaga pergaulan dan membangun hubungan yang saling menghormati dengan sesama teman.
"Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan cara yang positif dan tanpa kekerasan. Jangan sampai perbedaan atau persoalan antarteman berujung pada tawuran maupun tindakan bullying," kata Nigia.
Nigia juga mengatakan, bahwa Polres Tangsel juga mendorong para pelajar untuk berani membangun lingkungan pertemanan yang sehat. Sikap saling menghargai dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.
"Melalui program Police Goes to School, Satlantas Polres Tangsel berharap pesan mengenai keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kekerasan dapat dipahami serta diterapkan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Dia menjelaskan, program tersebut sekaligus menjadi sarana pendekatan kepolisian kepada kalangan pelajar. Edukasi secara langsung di lingkungan sekolah diharapkan dapat membuat pesan kamtibmas lebih mudah diterima oleh generasi muda.
"Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, tertib berlalu lintas, serta mampu menolak tawuran dan bullying," tegasnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Opini | 22 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu





