Prabowo Tambah Bantuan Karhutla Kalteng, 200 Pompa Air Disiapkan
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng), terutama di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Pemerintah menyiapkan 200 mesin pompa air dan anggaran Rp 2 miliar untuk membangun 200 titik bor air guna mendukung pemadaman.
Keputusan itu disampaikan Prabowo saat menerima laporan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen Zainul Arifin dalam rapat penanganan karhutla, Selasa (13/10/2026).
Zainul awalnya mengusulkan pengadaan 50 pompa air berukuran kecil untuk membantu petugas memadamkan api di kawasan yang sulit dijangkau. Prabowo merespons dengan menambah jumlah bantuan menjadi empat kali lipat.
“Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200,” ujar Prabowo.
Tak berhenti di situ, Prabowo juga menyetujui anggaran Rp 2 miliar untuk pembangunan 200 titik bor air.
Dukungan tersebut diharapkan memudahkan petugas memperoleh sumber air di lokasi kebakaran.
Zainul menjelaskan, pemadaman di Taman Nasional Tanjung Puting menghadapi berbagai kendala. Titik api tersebar di sejumlah lokasi, sementara sebagian kawasan berupa rawa dan sulit dilalui kendaraan.
Petugas juga harus ekstra hati-hati karena kawasan tersebut menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk buaya dan ular. Kondisi ini membuat upaya pemadaman membutuhkan peralatan yang sesuai dengan medan.
Selain menyangkut kelestarian lingkungan dan keselamatan satwa, kebakaran di Tanjung Puting menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan destinasi wisata internasional.
Zainul melaporkan, terdapat 247 wisatawan mancanegara yang berada di kawasan tersebut pada hari rapat berlangsung. Sepanjang 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjung Puting telah mencapai sekitar 66.000 orang.
Prabowo menegaskan, penanganan karhutla menjadi prioritas pemerintah. Ia meminta jajaran terkait segera menyampaikan kebutuhan tambahan agar pemadaman dapat berjalan lebih efektif.
“Ini prioritas sangat utama bagi kita. Kita harus segera atasi ini. Dan kita harus mencegah ke depan,” tegasnya.
Prabowo juga meminta strategi pencegahan karhutla disusun secara masif dan menyeluruh agar kebakaran serupa tidak terus berulang. Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga harus memperkuat langkah pencegahan.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 13 jam yang lalu
Olahraga | 5 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu




