TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Tantang MSCI: Indonesia Tak Gentar

Reporter & Editor : AY
Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:31 WIB
Presiden Prabowo bersama Kabinet Merah Putih menggelar rapat Paripurna di Istana Negara, Rabu (21/10/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo bersama Kabinet Merah Putih menggelar rapat Paripurna di Istana Negara, Rabu (21/10/2026). Foto : Ist

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan gentar menghadapi ancaman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengusulkan penurunan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026), yang bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.


“MSCI, dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar,” tegas Prabowo.
Ia meyakini Indonesia memiliki kekuatan dan keberanian untuk menghadapi berbagai tekanan di tengah situasi global yang penuh tantangan.


“Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah,” lanjutnya.
MSCI sebelumnya mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia pada Jumat (16/10/2026). Keputusan final dijadwalkan paling lambat akhir Juni 2027.


MSCI menyoroti kekhawatiran pelaku pasar terkait transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan terkoordinasi yang dinilai memengaruhi kelayakan pasar Indonesia untuk investasi.


Dalam sidang tersebut, Prabowo juga mengingatkan kabinet agar menjaga kekayaan alam dari penyelundupan, memperkuat persatuan nasional, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap persaingan global.


Ia turut memerintahkan aparat dan kementerian terkait berkoordinasi mengusut kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo menegaskan, izin perusahaan yang terbukti melanggar akan dicabut.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit