TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

DPR Dorong 1.000 Beasiswa Dokter Spesialis

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 26 Oktober 2026 | 11:17 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR Kurniasih Mufidayati menyambut baik rencana penyediaan 1.000 beasiswa pendidikan dokter dan dokter gigi spesialis untuk tahun akademik 2026/2027. Program ini dinilai menjadi peluang memperkuat kualitas sekaligus pemerataan tenaga medis di Indonesia.


Kurniasih meminta proses seleksi dilakukan secara transparan, dengan persyaratan dan cakupan pembiayaan yang jelas. Kepastian tersebut penting agar penerima beasiswa dapat menempuh pendidikan hingga selesai.


“Calon peserta perlu memperoleh informasi yang lengkap mengenai tahapan seleksi, biaya yang ditanggung, dan kewajiban penerima beasiswa,” ujarnya di Jakarta, Minggu (25/10/2026).


Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyiapkan 1.000 beasiswa tersebut. Sebanyak 750 beasiswa direncanakan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sedangkan 250 lainnya didukung pemerintah daerah, kementerian/lembaga, rumah sakit, dan mitra swasta.


Kurniasih juga mendorong prioritas bagi dokter yang memenuhi persyaratan dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terutama wilayah yang kekurangan dokter spesialis.


Menurutnya, program beasiswa harus diselaraskan dengan kebutuhan tiap daerah, termasuk bidang spesialis yang dibutuhkan, kesiapan fasilitas kesehatan, serta peluang pengabdian bagi lulusan.


“Beasiswa merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas tenaga medis. Kita ingin para penerima mendapatkan dukungan pendidikan yang baik, sehingga setelah lulus mereka dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan aman bagi masyarakat,” tegas politikus PKS tersebut.


Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan, pembangunan infrastruktur kesehatan harus diimbangi ketersediaan tenaga medis yang kompeten. Sebab, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan optimal.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit